Messi Digaji Rp462 Miliar di MLS, Son Heung-min Kalah Jauh

5 hours ago 5

Jumali

Jumali Kamis, 14 Mei 2026 11:37 WIB

Messi Digaji Rp462 Miliar di MLS, Son Heung-min Kalah Jauh

Pesepak bola Inter Miami Lionel Messi (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Cincinnati FC Brandon Vazquez pada semifinal US Open Cup di Stadion TQL, Cincinnati, AS (23/8/2023). - Antara

Harianjogja.com, JOGJA— Lionel Messi kembali menegaskan dirinya bukan hanya legenda sepak bola, tetapi juga mesin bisnis terbesar di dunia olahraga modern. Kapten Inter Miami itu resmi menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Major League Soccer (MLS) musim 2026 dengan total kompensasi mencapai US$28,3 juta atau sekitar Rp462 miliar per tahun.

Nilai fantastis tersebut dirilis asosiasi pemain MLS setelah Messi menandatangani kontrak baru bersama Inter Miami pada Oktober 2025. Dari total penghasilan itu, gaji pokok Messi mencapai US$25 juta atau sekitar Rp408 miliar per musim. Angka tersebut belum memasukkan pendapatan sponsor pribadi, kerja sama komersial global, hingga opsi kepemilikan saham klub yang ikut memperbesar nilai ekonominya.

Jarak penghasilan Messi dengan pemain lain di MLS pun terlihat sangat mencolok. Posisi pemain bergaji tertinggi kedua kini ditempati kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-min, yang memperkuat Los Angeles FC. Mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut menerima gaji pokok sekitar US$10,4 juta per tahun—bahkan tidak mencapai separuh pendapatan Messi.

Fenomena ini memperlihatkan betapa besar pengaruh Messi terhadap perkembangan sepak bola Amerika Serikat. Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023, mantan kapten Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut langsung mengubah wajah MLS dari sisi kompetisi maupun bisnis.

Klub asal Florida yang dimiliki salah satunya oleh legenda Inggris David Beckham itu mengalami lonjakan besar popularitas sejak kedatangan Messi. Penjualan tiket pertandingan, jersey resmi, sponsor, hingga hak siar MLS melonjak tajam dalam dua musim terakhir.

Di atas lapangan, performa Messi juga belum menunjukkan tanda penurunan meski usianya mendekati 39 tahun. Kapten Timnas Argentina tersebut sudah mencetak 59 gol dalam 64 pertandingan musim reguler MLS bersama Inter Miami.

Catatan hampir satu gol per pertandingan itu memperlihatkan kualitas La Pulga masih berada di level elite dunia. Musim lalu, Messi sukses membawa Inter Miami menjuarai Piala MLS 2025 sekaligus menjadi top skor kompetisi dengan torehan 29 gol. Ia juga memenangkan penghargaan Most Valuable Player (MVP) MLS dua musim beruntun pada 2024 dan 2025.

Selain Messi dan Son, beberapa nama lain yang masuk daftar elite penghasilan tertinggi MLS musim ini adalah Rodrigo De Paul bersama Inter Miami dan Hirving Lozano yang kini membela San Diego FC.

Dominasi Messi sekaligus mempertegas perubahan besar MLS yang kini semakin menarik bagi pemain kelas dunia. Jika dahulu liga Amerika Serikat identik sebagai tempat “pensiun” pemain veteran Eropa, kini MLS berkembang menjadi panggung global dengan kekuatan finansial yang mampu bersaing dengan liga elite lain.

Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pencapaian Messi menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk tetap berada di level tertinggi. Mendekati usia 39 tahun, ia masih menjadi magnet utama sepak bola dunia—baik di dalam maupun luar lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news