Meta Gunakan AI untuk Deteksi Akun Bocil di Instagram dan Facebook

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 14 Mei 2026 12:47 WIB

Meta Gunakan AI untuk Deteksi Akun Bocil di Instagram dan Facebook

Foto ilustrasi anak-anak bermain ponsel, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JOGJA— Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta, mulai menerapkan sistem perlindungan baru berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk mendeteksi akun pengguna yang dicurigai berusia di bawah 13 tahun.

Neowin melaporkan, teknologi tersebut dirancang untuk membatasi anak-anak yang mencoba membuat akun media sosial dengan memalsukan tanggal lahir mereka.

Berbeda dari sistem verifikasi usia konvensional, AI milik Meta tidak meminta dokumen identitas seperti KTP atau paspor. Sistem bekerja secara otomatis dengan menganalisis foto, video, hingga pola aktivitas pengguna di platform. Meta disebut menggabungkan dua pendekatan utama, yakni analisis visual dan analisis teks.

Dalam analisis visual, AI dilatih memperkirakan rentang usia berdasarkan petunjuk fisik seperti postur tubuh, tinggi badan, hingga struktur tulang dari foto maupun video yang diunggah pengguna.

Sementara melalui analisis teks, algoritma akan mempelajari aktivitas akun seperti unggahan ulang tahun, percakapan tentang sekolah, hingga konteks bahasa yang digunakan sehari-hari.

Kombinasi kedua metode itu diklaim mampu mendeteksi akun pengguna anak-anak yang selama ini lolos hanya dengan memasukkan tanggal lahir palsu saat mendaftar akun.

Meta juga menegaskan teknologi tersebut bukan sistem pengenalan wajah atau facial recognition.

AI tidak bertugas mengenali identitas asli seseorang, melainkan hanya memperkirakan kategori usia berdasarkan konteks visual dan aktivitas akun.

Meski begitu, efektivitas teknologi ini masih memunculkan pertanyaan dari berbagai pihak.

Sebagian pengamat menilai tantangan terbesar Meta adalah memastikan AI tidak salah mengidentifikasi pengguna dewasa maupun remaja hanya berdasarkan penampilan fisik tertentu.

Meta sendiri mengklaim sistem AI telah dilatih untuk bekerja lebih akurat dan tidak hanya bergantung pada satu indikator visual.

Selain mengandalkan AI, perusahaan juga mulai melibatkan orang tua dalam sistem perlindungan digital anak.

Mulai bulan ini, Meta akan mengirim notifikasi khusus kepada orang tua di Amerika Serikat melalui Facebook dan Instagram untuk meminta konfirmasi usia anak-anak mereka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Meta memperkuat pengawasan keluarga terhadap aktivitas digital remaja di media sosial.

Sistem keamanan terbaru Meta juga disebut mampu memberi informasi kepada orang tua mengenai aktivitas pencarian maupun pertanyaan yang diajukan anak kepada AI di dalam platform.

Bagi pengguna di Indonesia, fitur ini memang belum tersedia sepenuhnya. Namun, kebijakan tersebut memperlihatkan arah baru industri media sosial yang semakin menitikberatkan perlindungan anak di dunia maya.

Meta menilai pengawasan teknologi saja tidak cukup sehingga keterlibatan orang tua tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan anak-anak saat menggunakan media sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news