Mukernas PPP di Makassar, Mardiono Seru Dukung Total Kabinet Prabowo

1 month ago 32
Mukernas PPP di Makassar, Mardiono Seru Dukung Total Kabinet PrabowoSuasana Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono saat Sambutan di Mukernas PPP di Makassar (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dipusatkan di Hotel Claro, Makassar, Rabu (11/02).

Forum konsolidasi nasional ini menjadi panggung konsolidasi politik sekaligus penegasan dukungan partai terhadap arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, dalam pidato politiknya mengajak seluruh kader, baik yang berada di fraksi maupun struktur kepengurusan PPP, untuk merapatkan barisan dan menyukseskan agenda pemerintah, khususnya program Asta Cita presiden Prabowo.

“Mari kita bergandengan tangan untuk kita songsong dan dukung seluruh program kerja, termasuk yang berada dalam Asta Cita Bapak Prabowo Subianto,” jelas Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan itu.

Ia menekankan bahwa isu ketahanan pangan menjadi prioritas perjuangannya, sejalan dengan amanah yang diembannya di pemerintahan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.
Menurutnya, pangan bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan menyangkut martabat bangsa dan negera.

“Pangan adalah harkat dan martabat bangsa. Tidak boleh bangsa kita meminta makan kepada bangsa lain,” ujarnya.

Mardiono menyebut, cita-cita besar para pendiri bangsa adalah menjadikan Indonesia sebagai negeri yang sejahtera, makmur, dan kuat. Karena itu, ia menilai Mukernas saat ini harus dimanfaatkan untuk mewujudkan kemandirian, terutama di sektor pangan Indonesia.

Ia bahkan mengklaim capaian awal pemerintahan saat ini mulai terlihat, ditandai dengan berhentinya impor pangan.

“Satu tahun pertama ini telah bisa kita capai, Indonesia sudah mengalami swasembada pangan. Kita bertekad mulai tahun ini tidak akan lagi mengimpor pangan,” katanya.

Meski begitu, Mardiono mengakui masih banyak persoalan mendasar yang dihadapi petani di lapangan, khususnya terkait distribusi subsidi.
Mardiono menyoroti praktik penyelewengan pupuk bersubsidi yang kerap hilang saat musim tanam.

“Ada subsidi pupuk untuk petani, tapi saat musim tanam pupuk itu tidak ada. Dimainkan oleh bandar sehingga petani dipaksa membeli harga non-subsidi,” ungkapnya.

Hal serupa juga terjadi pada subsidi BBM. Ia menilai subsidi energi belum sepenuhnya dinikmati masyarakat pedesaan karena keterbatasan akses.

“Subsidi BBM hanya sampai di SPBU. Yang menikmati justru yang mampu, sementara petani di desa membeli solar jeriken di pinggir jalan dengan harga mahal,” Sorot Mardiono.

Lebih jauh, Mardiono mengingatkan kader PPP agar melihat dinamika global sebagai faktor penting dalam merumuskan arah politik dan kebijakan pangan nasional. Ia menyebut situasi dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja.

“Dari 195 negara di dunia, ada 114 negara sedang konflik, baik perang saudara maupun antarnegara,” ujarnya.

Selain itu katanya, konflik geopolitik seperti Rusia-Ukraina hingga Timur Tengah, kata dia, berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan pangan global, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai langkah Presiden Prabowo yang aktif mengonsolidasikan tokoh agama, politik, akademisi, dan elemen bangsa merupakan strategi merapatkan barisan menghadapi gejolak dunia.

Mukernas PPP di Makassar diharapkan tidak hanya menjadi forum rutin partai, tetapi juga melahirkan gagasan politik, strategi perjuangan, serta kreativitas kader dalam menyongsong agenda nasional ke depan.

“Kita berharap Mukernas ini melahirkan ide, gagasan, dan kreativitas politik agar seluruh agenda partai dapat kita jalankan,” pungkas Mardiono.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news