Paripurna HUT ke-27 Way Kanan, Bupati Ayu Tekankan Sinergi Pembangunan Lewat SIKOP

2 hours ago 2

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Momentum bersejarah menyelimuti Bumi Ramik Ragom. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Way Kanan tahun 2026, Senin (27/04/2026).

Rapat paripurna tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI sekaligus mantan Bupati Way Kanan periode 2010–2015, Bustami Zainudin; Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, Saipul, yang hadir mewakili Gubernur Lampung; serta mantan Bupati Way Kanan periode 2015–2025, Raden Adipati Surya.

Turut hadir jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi profesi, LSM, insan pers, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menekankan bahwa usia 27 tahun merupakan titik krusial untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen pembangunan. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para perintis yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.

Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Way Kanan tahun ini mengusung tema “Way Kanan SIKOP”. Dalam bahasa Lampung, “Sikop” berarti elok atau indah. Secara teknokratis, SIKOP merupakan akronim dari Sinkronisasi dan Kolaborasi Pembangunan.

“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ruh pergerakan kita. Di tengah dinamika global, ego sektoral adalah musuh terbesar kemajuan. Kita harus memastikan program dari tingkat kampung hingga nasional berjalan selaras,” tegas Bupati Ayu.

Ia menjelaskan, terdapat dua pilar utama dalam konsep SIKOP, yakni penyelarasan data—termasuk data kemiskinan—agar bantuan sosial tepat sasaran, serta pembangunan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat secara presisi. Selain itu, pendekatan pembangunan juga dilakukan melalui model pentahelix dengan melibatkan akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat.

Implementasi semangat SIKOP mulai menunjukkan hasil positif yang tercermin dari capaian indikator makro tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,17 poin pada 2024 menjadi 71,98 poin di 2025. Angka kemiskinan turun dari 10,43 persen menjadi 9,36 persen, sementara pertumbuhan ekonomi naik dari 4,65 persen menjadi 5,34 persen.

Selain itu, Bupati juga menyoroti penurunan signifikan angka stunting berkat aksi konvergensi lintas sektor yang berjalan solid.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih besar, terutama terkait daya beli masyarakat, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas infrastruktur.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuang perbedaan dan bersatu dalam harmoni Ramik Ragom. Dengan sinergi, visi Way Kanan yang mandiri dan sejahtera akan menjadi kenyataan,” pungkasnya.

Penulis: Ton

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news