PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mematangkan seluruh persiapan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan digelar pada 6-10 Agustus 2026. Mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City”, perayaan tahun ini diarahkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat promosi pariwisata, budaya, kuliner, serta ekonomi kreatif Kota Padang.
Kesiapan penyelenggaraan HJK tersebut dibahas dalam rapat teknis yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (29/7/2026). Rapat menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, wisatawan, tamu nasional hingga internasional dapat berlangsung aman, tertib, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik.
Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Kajari Padang Koswara, Aster Dankodaeral II Padang Kolonel Mar Wartono, Pasi Intel Kodim 0312/Padang Mayor Arm Febrinaldi Musdar, Sekda Kota Padang Raju Minropa, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Padang.
Di hadapan jajaran Forkopimda dan perangkat daerah, Fadly menekankan bahwa kualitas penyelenggaraan menjadi faktor penting dalam memastikan HJK ke-357 tidak hanya meriah, tetapi juga mampu meninggalkan dampak nyata bagi perkembangan kota.
Menurutnya, setiap detail pelaksanaan harus dipastikan sejak jauh-jauh hari, mulai dari kesiapan agenda, pengamanan, rekayasa lalu lintas, kebersihan, pelayanan publik, hingga koordinasi antarinstansi. Hal itu penting mengingat rangkaian HJK tahun ini akan menghadirkan sejumlah agenda berskala nasional dan internasional di berbagai titik strategis Kota Padang.
“Perayaan HJK harus memberi dampak nyata bagi pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM, sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi unggulan menuju kota gastronomi dunia,” kata Fadly.
Ia mengatakan, HJK ke-357 harus menjadi momentum untuk memperlihatkan potensi Kota Padang secara lebih luas. Tidak hanya dari sisi destinasi wisata, tetapi juga kekayaan kuliner, budaya, kreativitas masyarakat, serta produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Karena itu, Fadly meminta seluruh unsur yang terlibat tidak memandang HJK sebatas rangkaian acara seremonial. Setiap agenda harus dikemas dengan standar pelaksanaan yang baik sehingga memberikan pengalaman positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Kota Padang di mata pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
“Kualitas pelaksanaan setiap kegiatan harus benar-benar dijaga agar rangkaian HJK berlangsung sukses, berkesan, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat, tamu undangan, maupun wisatawan,” ujarnya.
Selain aspek acara, perhatian khusus juga diberikan terhadap kesiapan pelayanan bagi tamu nasional dan internasional. Fadly meminta seluruh perangkat daerah memastikan kebutuhan tamu selama mengikuti rangkaian HJK dapat terlayani dengan baik, sehingga keramahan dan karakter Kota Padang dapat dirasakan sejak kedatangan hingga seluruh agenda berakhir.
Libatkan Banyak Titik Strategis
Ketua Panitia HJK Padang ke-357 yang juga Asisten Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, mengatakan, rangkaian HJK tahun ini akan menghadirkan sejumlah agenda yang tersebar di kawasan strategis, terutama Kota Tua, Batang Arau, Batang Palinggam, dan Pantai Padang.
Menurut Corri, beragam agenda telah disiapkan untuk memperkuat pesan besar HJK tahun ini, yakni menjadikan kekayaan rasa, budaya, kreativitas, dan pengalaman khas Padang sebagai bagian dari perjalanan menuju kota gastronomi dunia.
“Rangkaian HJK tahun ini menghadirkan berbagai agenda berskala nasional dan internasional yang dipusatkan di sejumlah kawasan, seperti Kota Tua, Batang Arau, Batang Palinggam, dan Pantai Padang,” ujarnya.
Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Seminar Pendidikan, Waste Management Symposium, Festival Telong-Telong, Rapat Paripurna DPRD tentang HJK Padang ke-357, Padang Gastronomy Market, Festival Salaju Sampan, Padang Bajamba Festival, Gowes Siti Nurbaya, Donor Darah, hingga Padang Harmoni Festival.
Kehadiran beragam kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem perayaan yang tidak hanya menarik masyarakat untuk hadir, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha, komunitas, wisatawan, seniman, pelaku ekonomi kreatif, dan pemerintah.
Dengan konsep tersebut, HJK diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas. Kawasan-kawasan yang menjadi lokasi kegiatan juga diproyeksikan menjadi ruang promosi terbuka bagi produk lokal, kuliner khas, seni budaya, serta berbagai potensi kreatif yang dimiliki Kota Padang.
Peresmian Jembatan Hildesheim Jadi Momen Bersejarah
Tidak hanya menghadirkan agenda hiburan dan promosi wisata, HJK Padang ke-357 juga akan diwarnai momentum diplomasi kota melalui peresmian Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau.
Corri mengatakan, peresmian tersebut menjadi salah satu agenda penting karena membawa pesan penguatan hubungan kerja sama sister city atau kota kembar antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman.
“HJK tahun ini juga menghadirkan momen bersejarah melalui peresmian Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau sebagai simbol penguatan kerja sama sister city (kota kembar) antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman,” katanya.
Agenda tersebut akan dirangkai dengan penanaman pohon serta penandatanganan dokumen sejarah oleh Wali Kota Padang dan Wali Kota Hildesheim. Momentum itu sekaligus menjadi penanda hubungan kedua kota yang terus diperkuat melalui kerja sama dan pertukaran pengalaman.
Menurut Corri, kehadiran agenda tersebut memberikan dimensi berbeda dalam perayaan HJK tahun ini. Jika sebagian agenda diarahkan pada penguatan sektor pariwisata, gastronomi, budaya, dan ekonomi kreatif, maka hubungan sister city memperlihatkan bagaimana HJK juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat jejaring Kota Padang di tingkat internasional.
Puncak HJK Digelar 9 Agustus
Puncak kemeriahan HJK Padang ke-357 dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026. Sejumlah agenda utama akan digelar secara beriringan, mulai dari BOM Run, Talks on Taste, Padang Fashion Summit, hingga pertunjukan seni Xploria Padang.
Pertunjukan tersebut akan menghadirkan Siti Nurbaya Orchestra bersama sejumlah penampil lokal dan nasional di kawasan Kota Tua. Pemilihan kawasan Kota Tua sebagai salah satu pusat kegiatan juga memperkuat upaya pemerintah menjadikan kawasan bersejarah tersebut sebagai ruang publik yang hidup sekaligus destinasi wisata yang memiliki daya tarik kuat.
Rangkaian HJK kemudian ditutup pada 10 Agustus melalui penutupan Padang Gastronomy Market, Padang Harmoni Festival, dan Padang Fashion Summit.
Dari sisi keamanan, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo memastikan jajaran kepolisian siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap agenda berjalan lancar.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan HJK ke-357. Ia mendorong agar sosialisasi seluruh agenda dilakukan secara optimal sehingga masyarakat tidak hanya mengetahui jadwal kegiatan, tetapi juga terdorong untuk berpartisipasi dan merasakan manfaat dari perayaan tersebut.
Dukungan lintas lembaga itu menjadi bagian penting dalam memastikan HJK Padang ke-357 berjalan sesuai target. Sebab, dengan agenda yang tersebar di berbagai kawasan dan melibatkan banyak pihak, keberhasilan pelaksanaan tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan sinergi pemerintah, aparat keamanan, legislatif, pelaku usaha, komunitas, serta masyarakat.
Melalui tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City”, Pemko Padang menempatkan HJK ke-357 sebagai bagian dari perjalanan panjang membangun identitas kota berbasis gastronomi. Kekayaan rasa, tradisi kuliner, budaya, serta kreativitas masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai potensi, tetapi diolah menjadi kekuatan ekonomi dan daya tarik wisata yang mampu meningkatkan daya saing Kota Padang.
Dengan persiapan teknis yang terus dimatangkan, HJK ke-357 diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan ulang tahun kota. Momentum tersebut diproyeksikan menjadi panggung untuk memperkenalkan wajah Padang yang semakin terbuka, kreatif, berbudaya, ramah wisatawan, sekaligus serius menempatkan gastronomi sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan kota.

7 hours ago
2


















































