Polda Sulsel Siagakan Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR

17 hours ago 4
Polda Sulsel Siagakan Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATRKapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo menjelaskan di kantor Basarnas (Foto : Dwiki Luckianto Septiawan KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyiapkan langkah penanganan lanjutan apabila korban pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak berhasil ditemukan. Salah satu fokus utama yang telah disiapkan adalah kesiapan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan proses identifikasi korban secara profesional dan terukur.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, tim DVI telah disiagakan sejak awal operasi pencarian dan akan segera bergerak setelah proses evakuasi memungkinkan. Penempatan tim DVI dilakukan dengan mempertimbangkan akses tercepat dari lokasi pencarian menuju fasilitas kesehatan.

“Kami sudah menyiapkan tim DVI dan rencananya besok tim sudah siap beroperasi,” ujar Djuhandhani saat ditemui di Kantor Basarnas Makassar, Sabtu (17/1).

Ia menjelaskan, Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Dody Sardjoto di Kabupaten Maros ditetapkan sebagai lokasi utama penanganan korban. Pemilihan rumah sakit tersebut didasarkan pada kedekatannya dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sehingga memudahkan proses evakuasi, khususnya melalui jalur udara.

“Tim DVI kami tempatkan di Rumah Sakit Angkatan Udara yang berada dekat dengan bandara,” katanya.

Djuhandhani menambahkan, personel DVI yang disiapkan merupakan gabungan dari Mabes Polri dan Polda Sulsel. Koordinasi lintas satuan terus dilakukan guna memastikan kesiapan personel, peralatan, serta prosedur identifikasi apabila korban ditemukan, baik dalam kondisi meninggal dunia maupun selamat.

Selain kesiapan DVI, kepolisian juga mulai membuka komunikasi dengan keluarga korban. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pencocokan data antemortem apabila proses identifikasi telah dapat dilakukan.

“Keluarga korban akan kami undang untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu penemuan korban maupun lokasi pasti jatuhnya pesawat. Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian diminta tetap siaga dan tidak menghentikan upaya pencarian.

“Kalau ditanyakan kepastian waktu, yang jelas kami tidak akan pernah berhenti berupaya untuk mencari korban dan lokasi kejadian,” ucapnya.

Sementara itu, operasi pencarian di lapangan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Basarnas, Polri, serta instansi terkait lainnya. Fokus utama pencarian tetap diarahkan pada penemuan titik lokasi yang dapat diidentifikasi secara pasti sebelum proses evakuasi dilakukan.

Apabila korban berhasil ditemukan, skema evakuasi telah disiapkan dengan dua opsi, yakni menggunakan helikopterapabila kondisi cuaca memungkinkan atau melalui jalur darat apabila akses udara tidak memungkinkan. Seluruh korban nantinya akan dievakuasi menuju RSAU dr. Dody Sardjoto untuk penanganan lanjutan.

Kapolda Sulsel juga memastikan pengamanan ketat akan diterapkan selama proses evakuasi dan identifikasi berlangsung guna menjamin kelancaran operasi kemanusiaan serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar.

“Kami terus berkoordinasi dengan Panglima dan seluruh unsur yang berada di lapangan,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news