Polres Pelabuhan Makassar Ungkap Ratusan Kasus Narkotika Sepanjang 2025

2 days ago 6
Polres Pelabuhan Makassar Ungkap Ratusan Kasus Narkotika Sepanjang 2025Konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolres pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. (Dok: Dwiki KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Polres Pelabuhan Makassar menutup tahun 2025 dengan sejumlah catatan kinerja yang mencerminkan dinamika penegakan hukum di wilayah pelabuhan.

Sepanjang tahun ini, kepolisian mencatat penurunan signifikan pada angka kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas umum, di tengah meningkatnya pengungkapan kasus narkotika.

Capaian tersebut disampaikan Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Rise Sandiyantanti, dalam konferensi pers rilis akhir tahun yang digelar di Aula Polres Pelabuhan Makassar, Selasa (30/12).

Data yang dipaparkan mencakup kinerja lalu lintas, penanganan perkara pidana umum, hingga pengungkapan kasus narkotika sepanjang 2025.

Di sektor lalu lintas, angka kecelakaan mengalami penurunan hampir 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, tercatat 39 kasus kecelakaan lalu lintas, sementara pada 2025 jumlahnya turun menjadi 22 kejadian. Seluruh kasus tersebut dilaporkan telah ditangani hingga tuntas.

Penurunan juga terjadi pada jumlah korban kecelakaan. Korban luka berat dan luka ringan masing-masing tercatat turun hingga 55 persen dibandingkan tahun 2024.

Selain itu, pelanggaran lalu lintas juga mengalami tren penurunan. Jika pada 2024 tercatat 1.220 pelanggaran, maka pada 2025 jumlahnya berkurang menjadi 851 pelanggaran atau turun sekitar 31 persen.

AKBP Rise menyampaikan bahwa meskipun terjadi penurunan, kepatuhan berlalu lintas tetap menjadi tantangan yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak.

“Meski terjadi penurunan, angka ini tetap menjadi tantangan bersama. Diperlukan kerja keras dan sinergi semua pihak untuk meningkatkan kepatuhan hukum dan budaya tertib berlalu lintas di Makassar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, upaya penekanan angka pelanggaran dilakukan melalui berbagai program, mulai dari edukasi publik, patroli rutin, hingga kegiatan Police Goes To School. Selain itu, pelayanan SIM keliling serta pemanfaatan media sosial turut dioptimalkan untuk menjangkau masyarakat.

Sementara itu, pada bidang kriminalitas umum, Polres Pelabuhan Makassar mencatat penurunan jumlah laporan perkara. Sepanjang 2024 terdapat 773 laporan, sedangkan pada 2025 jumlahnya menurun menjadi 509 perkara. Dari total laporan tersebut, sebanyak 493 perkara berhasil diselesaikan, sehingga tingkat penyelesaian perkara mencapai 96 persen.

Jenis perkara yang paling banyak ditangani meliputi penganiayaan, pencurian, penipuan, penggelapan, pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Untuk tahun 2025, laporan perkara menurun menjadi 509 kasus, dengan tingkat penyelesaian tetap tinggi di angka 96 persen,” kata Rise.

Pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, gangguan kamtibmas berupa tawuran dan perang kelompok dilaporkan nihil selama dua tahun terakhir, yakni 2024 dan 2025. Menurut Rise, kondisi tersebut tidak terlepas dari patroli gabungan, pembinaan remaja, serta koordinasi yang intens dengan tokoh masyarakat.

“Gangguan kamtibmas berupa tawuran atau perang kelompok selama dua tahun terakhir tercatat nihil,” ujarnya.

Berbeda dengan tren kriminalitas umum, pengungkapan kasus narkotika justru mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, Polres Pelabuhan Makassar mengungkap 235 kasus narkotika, meningkat 8,8 persen dibandingkan 216 kasus pada 2024. Dari jumlah tersebut, 230 kasus telah diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses penyidikan.

Jumlah tersangka yang diamankan juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, sebanyak 396 orang ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 50 bandar, 75 pengedar, dan 271 pengguna. Pada tahun sebelumnya, jumlah tersangka tercatat sebanyak 316 orang.

“Pada 2024 ada 316 tersangka. Tahun 2025 meningkat menjadi 396 orang, termasuk bandar dan pengedar,” jelas Rise.

Pengungkapan terbesar terjadi menjelang perayaan Natal 2025, dengan barang bukti sabu seberat 44,35 gram yang diamankan di kawasan Kuburan Sapiria. Nilai barang haram tersebut ditaksir mencapai Rp37 juta. Selain itu, sebagian barang bukti narkotika dalam jumlah kecil dimusnahkan melalui pendekatan restorative justice, khususnya terhadap pelaku tertentu yang tidak masuk kategori bandar.

Menutup pemaparannya, Rise juga menyampaikan kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Polres Pelabuhan Makassar mengerahkan 136 personel untuk menjaga situasi kamtibmas, termasuk melakukan penertiban petasan ilegal dan pengamanan di sejumlah gereja serta titik rawan kemacetan dengan pendekatan humanis.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news