Jumali Selasa, 14 Juli 2026 06:17 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (14/7/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan terbaru BMKG, tidak terdapat peringatan dini terkait potensi hujan lebat maupun cuaca ekstrem yang berisiko mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah DIY.
Kondisi tersebut membuat sebagian besar aktivitas luar ruangan, termasuk sektor pariwisata, diperkirakan dapat berlangsung dengan relatif lancar. Meski demikian, masyarakat tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca terkini karena perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi sewaktu-waktu.
Untuk wilayah Kota Jogja, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 20 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 40 hingga 99 persen. Kondisi cuaca secara umum didominasi berawan hingga cerah berawan.
Kabupaten Sleman juga diperkirakan mengalami cuaca serupa dengan suhu antara 19 hingga 31 derajat Celsius dan kelembapan udara berkisar 43 hingga 94 persen. Kawasan lereng Gunung Merapi seperti Pakem, Turi, dan Cangkringan berpotensi mengalami tutupan awan lebih tebal dibanding wilayah perkotaan.
Sementara itu, Kabupaten Bantul dan Gunungkidul diprediksi menikmati cuaca cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara di Bantul berkisar 19 hingga 30 derajat Celsius, sedangkan Gunungkidul berada pada rentang 20 hingga 30 derajat Celsius.
Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas wisata di sejumlah destinasi populer, termasuk kawasan Pantai Parangtritis, Pantai Indrayanti, dan objek wisata alam lainnya di pesisir selatan DIY.
Untuk wilayah Kulonprogo, khususnya kawasan Perbukitan Menoreh seperti Samigaluh dan Girimulyo, kondisi cuaca diperkirakan lebih berawan dibanding daerah lain. Suhu udara di wilayah tersebut berada pada kisaran 19 hingga 29 derajat Celsius.
Selain kondisi cerah berawan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi udara kabur atau kabut tipis di beberapa wilayah, terutama pada pagi dan malam hari. Fenomena ini dapat memengaruhi jarak pandang sehingga pengguna jalan diminta tetap berhati-hati saat berkendara.
Masyarakat juga disarankan menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air minum mengingat cuaca cenderung hangat pada siang hari. Paparan sinar matahari selama musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi jika aktivitas luar ruangan dilakukan dalam waktu lama.
Bagi wisatawan dan pelaku aktivitas di kawasan pantai selatan, kewaspadaan terhadap kondisi gelombang laut tetap diperlukan. Perairan Samudra Hindia selatan DIY beberapa waktu terakhir masih menunjukkan potensi gelombang yang relatif tinggi sehingga pengunjung diminta mengikuti arahan petugas setempat.
Secara umum, cuaca DIY pada Selasa ini diperkirakan cukup kondusif untuk berbagai kegiatan. Meski demikian, masyarakat tetap dianjurkan memantau informasi cuaca resmi BMKG secara berkala agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi yang mungkin terjadi.
Jangan lupa membawa perlindungan sederhana seperti topi, kacamata hitam, atau payung saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi dampak paparan sinar matahari langsung selama musim kemarau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 hour ago
2

















































