RSUP M Djamil Padang Catat Sejarah, Operasi Bypass STA-MCA Perdana Dilakukan pada Anak 5 Tahun

2 hours ago 1

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF– RSUP Dr. M. Djamil Padang mencatat tonggak baru dalam pelayanan neurovaskular dengan melakukan operasi perdana STA-MCA bypass (Superficial Temporal Artery to Middle Cerebral Artery Bypass), Kamis (13/8/2026).

Tindakan bedah saraf tersebut merupakan upaya meningkatkan layanan rujukan penyakit pembuluh darah otak di Sumatera bagian Tengah. Operasi perdana ini dilakukan pada seorang anak laki-laki berusia 5 tahun.

Pelaksanaan operasi diresmikan secara daring oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Tindakan tersebut didampingi tim dokter ahli dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono sebagai rumah sakit pengampu.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, mengatakan operasi tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan pelayanan neurovaskular di rumah sakit rujukan tersebut.

“Hari ini menjadi momentum luar biasa dan tonggak sejarah baru dalam pelayanan neurovaskular di rumah sakit kita. Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan tindakan operasi bypass STA-MCA yang pertama kali dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang, sekaligus yang pertama di wilayah Sumatera Bagian Tengah,” katanya.

Ia menjelaskan, pasien yang menjalani tindakan merupakan anak laki-laki berusia 5 tahun yang didiagnosis mengalami Giant Aneurisma ICA Dextra atau aneurisma raksasa pada arteri karotis interna kanan.

Kondisi tersebut telah menimbulkan gejala berupa kelemahan pada salah satu sisi tubuh. Karena itu, tindakan revaskularisasi melalui teknik bypass diperlukan untuk membantu mengoptimalkan aliran darah ke otak.

“Operasi revaskularisasi melalui teknik bypass ini merupakan solusi krusial untuk mengalirkan kembali pasokan darah ke otak secara optimal, mencegah kerusakan otak permanen, sekaligus meminimalkan risiko ruptur atau pecahnya aneurisma di masa depan,” jelas Dovy.

Menurutnya, pelaksanaan operasi kompleks tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dengan RS PON yang memberikan pendampingan dan transfer pengetahuan kepada tim medis RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi peningkatan kemampuan pelayanan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Menurutnya, penguatan layanan stroke dan pembuluh darah otak penting agar masyarakat di wilayah Sumatera tidak harus dirujuk ke daerah yang jauh.

“Kalau ada stroke, harus ditangani cepat. Tidak mungkin kita merujuk pasien terlalu jauh,” terang Menkes

Ia berharap kemampuan RSUP Dr. M. Djamil Padang terus berkembang sehingga dapat menjadi rumah sakit pengampu bagi pelayanan neurovaskular di wilayah Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung.

Budi juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui pemeriksaan atau screening, sehingga penyakit pembuluh darah dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

Dovy menambahkan, pendampingan dari RS PON diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam memberikan layanan bedah saraf dan neurovaskular tingkat lanjut.

“Semoga pendampingan ini menjadi awal dari kemandirian RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam menghadirkan layanan neurosurgikal tingkat lanjut bagi seluruh masyarakat di Sumatera Barat dan Sumatera Bagian Tengah,” tutupnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news