Sekdako Padang Tinjau Pembangunan Huntap Balai Gadang, Targetkan Bisa Dihuni Awal Tahun 2027

19 hours ago 6

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi ratusan keluarga penyintas bencana yang hingga kini masih menempati hunian sementara (huntara). Komitmen tersebut terlihat dalam pemantauan pembangunan huntap di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (20/7/2026).

Pemantauan itu dipimpin Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, turut hadir Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan. Turut hadir Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang Tri Hadiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri.

Di tengah hamparan lahan yang telah disiapkan pemerintah, sejumlah pekerja tampak menyelesaikan pembangunan unit-unit rumah yang nantinya akan ditempati warga terdampak bencana. Kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang menjadi salah satu titik utama relokasi bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan tinggal di hunian sementara.

Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan huntap dapat selesai pada akhir 2026 sehingga proses relokasi warga dapat dilakukan pada awal tahun berikutnya. Secara keseluruhan, sebanyak 523 kepala keluarga direncanakan akan dipindahkan dari huntara menuju hunian permanen.

Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 340 unit huntap akan dibangun di kawasan Balai Gadang. Sementara sisanya akan dibangun di kawasan Sungkai, di atas lahan seluas sekitar 4,6 hektare yang telah dibeli Pemerintah Kota Padang.

“Target kita pada akhir tahun. Jadi, kalau bisa pada awal tahun depan (2027) seluruh warga yang masih berada di huntara sudah selesai direlokasi ke sini,” ujar Sekda Kota Padang, Raju Minropa, saat meninjau progres pembangunan.

Menurut Raju, pembangunan huntap di Balai Gadang dilakukan secara bertahap untuk mempercepat penyelesaian proyek. Pada tahap pertama, pemerintah membangun 39 unit rumah yang ditargetkan rampung dalam bulan ini. Selanjutnya, pembangunan tahap kedua mencakup 42 unit yang kini masih dalam proses pengerjaan.

“Di Balai Gadang ini pembangunan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama sebanyak 39 unit dan diharapkan dapat selesai bulan ini, sementara tahap kedua sebanyak 42 unit, sisanya masih dalam progres dan kami usahakan secepatnya,” katanya.

Pembangunan huntap tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan rumah, tetapi juga memastikan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman. Setiap unit huntap dibangun dengan tipe 36, memiliki ukuran bangunan 6 x 6 meter dan dilengkapi fasilitas dasar yang memadai.

“Huntap yang dibangun memiliki tipe 36 dengan ukuran bangunan 6 x 6 meter. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur,” ujar Kahar.

Keberadaan hunian permanen ini diharapkan menjadi awal baru bagi para penyintas untuk kembali membangun kehidupan setelah terdampak bencana. Pemerintah Kota Padang pun menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target, sehingga masyarakat yang masih tinggal di huntara dapat segera menempati rumah yang aman, nyaman, dan lebih layak huni.

Pemantauan yang melibatkan jajaran Kementerian Dalam Negeri tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan terhadap percepatan pembangunan huntap di Kota Padang. Pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat pemulihan pascabencana dan memberikan kepastian tempat tinggal bagi ratusan keluarga yang menanti rumah baru mereka.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news