Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Cuma Bicara 57 Kata

1 hour ago 1

Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Cuma Bicara 57 Kata

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) bersama Purbaya Yudhi Sadewa saat serah terima jabatan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026)./ Bisnis-Eusebio Chrysnamurti\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (15/9/2026), diwarnai pernyataan singkat Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam agenda tersebut, Purbaya yang sebelumnya menjabat Menteri Keuangan Periode 2026—2027 hanya menyampaikan sekitar 57 kata.

Secara seremonial, Purbaya menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara. Sebelumnya, pada Senin (14/8/2026), Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan untuk periode 2027—2029, menggantikan Purbaya.

Momen tersebut sekaligus menjadi perpisahan Purbaya dengan jajaran pejabat dan aparatur sipil negara di lingkungan Kemenkeu.

Purbaya Pilih Bicara Singkat

Dalam agenda serah terima jabatan, Purbaya tidak banyak menyampaikan pernyataan. Setelah menyapa sejumlah undangan eksternal yang hadir, dia hanya memberikan sambutan singkat.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, serta Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu.

Purbaya kemudian menjelaskan alasannya memilih menyampaikan sambutan secara singkat. Ia menyebut saat datang sebagai Menteri Keuangan, dirinya dapat berbicara panjang untuk menciptakan optimisme.

Namun, setelah menyerahkan jabatan kepada Suahasil, Purbaya memilih tidak banyak berbicara mengenai hasil ke depan.

"Bagi saya, hari ini adalah momen penting. Tapi saya pikir kepanjangan ini [teks yang sudah disiapkan]. Jadi kan, kalau waktu itu saya datang, boleh ngomong panjang, karena untuk menciptakan optimisme. Walau sekarang kan saya akan serahkan ke Bapak [Suahasil], soal hasilnya ke depannya. Jadi saya hanya ngomong pendek saja. Terima kasih semua atas kerjasama selama satu tahun terakhir ini. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Pesan Prabowo untuk Suahasil

Sementara itu, Suahasil Nazara mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto setelah dirinya resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan di Istana Negara.

Salah satu tugas utama yang diberikan Prabowo adalah menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Arahan Presiden adalah lanjutkan tugas Kementerian Keuangan menjaga APBN yang kredibel, APBN yang bisa dipercaya, APBN yang bisa memberi dukungan kepada program prioritas pemerintah,” kata Suahasil kepada wartawan usai menghadiri pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil menjelaskan program prioritas pemerintah telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025—2029.

Menurutnya, berbagai program tersebut perlu ditata dengan baik dalam proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBN 2027.

“Sekarang kan, kita sedang di tengah-tengah pembicaraan untuk RAPBN 2027. Nah, nanti kan, teman-teman selama sisa waktu pembahasan ini, kemungkinan selama sisa waktu September ini akan mendengarkan berbagai macam program prioritas yang akan dibiayai untuk RAPBN 2027. Itu harus ditata dengan rapi,” katanya.

Dengan pergantian tersebut, Suahasil akan melanjutkan tugas Kementerian Keuangan dalam menjaga APBN sekaligus memastikan dukungan anggaran terhadap berbagai program prioritas pemerintah dalam RAPBN 2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news