Patrick Kluivert. - dok - PSSI
Harianjogja.com, JOGJA—Legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, kembali mengalami hasil pahit dalam karier kepelatihannya. Setelah sebelumnya gagal bersama Timnas Indonesia, kini ia juga tidak mampu membawa Timnas Suriname lolos ke Piala Dunia 2026.
Kluivert yang ditunjuk sebagai penasihat teknis pada Maret 2026 diharapkan mampu memberi dampak instan. Ia bekerja bersama Clarence Seedorf untuk mendukung pelatih Henk ten Cate dalam misi lolos melalui jalur playoff interkontinental.
Namun, dalam laga penentuan yang digelar Jumat (27/3/2026), Suriname harus menyerah 1-2 dari Timnas Bolivia. Kekalahan ini memastikan Bolivia melaju ke final playoff menghadapi Timnas Irak, sekaligus mengakhiri harapan Suriname tampil di Piala Dunia.
Pertandingan sempat berjalan sesuai harapan Suriname. Mereka unggul lebih dulu lewat gol Liam van Gelderen pada menit ke-48, memberi harapan besar bagi publik untuk mencetak sejarah baru.
Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Dalam rentang tujuh menit, Bolivia membalikkan keadaan melalui gol Moises Paniagua pada menit ke-72 dan Miguel Terceros pada menit ke-79. Setelah itu, pertahanan Bolivia tampil solid hingga laga berakhir.
Kegagalan ini terasa semakin berat bagi Kluivert karena kedekatan emosionalnya dengan Suriname, yang merupakan tanah kelahiran ayahnya. Harapan besar yang sempat muncul pun harus pupus di laga krusial ini.
Sebelumnya, catatan kurang memuaskan juga dialami Kluivert saat menangani Timnas Indonesia. Ia gagal membawa skuad Garuda melangkah lebih jauh setelah tersingkir di fase penting kualifikasi melawan Irak dan Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

2 hours ago
1

















































