
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan (kiri) meninjau kesiapan operasional Jalan Tol Prambanan - Purwomartani. ANTARA/HO-Kemenhub.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat kesiapan operasional Jalan Tol Prambanan–Purwomartani guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2027. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pengoperasian flyover exit Purwomartani secara optimal dua arah.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur tol tersebut.
“Demi menciptakan arus mudik Lebaran 2027 yang lebih lancar, aman, dan selamat, sejak jauh hari kami bersama PT Jasa Marga meninjau kesiapan operasional Jalan Tol Prambanan–Purwomartani,” ujar Aan dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Fokus Flyover Exit Dua Arah
Peninjauan difokuskan pada kesiapan flyover exit Purwomartani agar dapat difungsikan dua arah selama periode arus mudik dan arus balik. Skema ini dinilai penting untuk mengoptimalkan distribusi kendaraan dan mengurangi potensi penumpukan di titik-titik krusial.
Menurut Aan, hasil evaluasi menunjukkan progres pembangunan yang dilakukan PT Jasa Marga telah memenuhi persyaratan analisis dampak lalu lintas (andalalin).
Pemenuhan aspek tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan pengoperasian ruas tol berjalan aman, tertib, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan.
“Progres pembangunan yang dilaksanakan telah memenuhi persyaratan analisis dampak lalu lintas sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan jalan tol,” jelasnya.
Kurangi Kepadatan Jalur Nasional
Pengoperasian Jalan Tol Prambanan–Purwomartani diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional Solo–Yogyakarta, terutama saat libur panjang dan musim mudik Lebaran.
Pengalihan sebagian arus kendaraan ke flyover Purwomartani–Candi Boko dinilai mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menekan beban lalu lintas di jalur utama yang selama ini kerap padat.
Koordinasi Kemenhub dan Jasa Marga
Kemenhub bersama PT Jasa Marga terus memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh aspek pendukung siap, mulai dari fasilitas, rekayasa lalu lintas, hingga teknis operasional di lapangan.
Langkah ini dilakukan agar target pengoperasian pada Lebaran 2027 dapat tercapai sesuai rencana pemerintah.
Dukung Konektivitas Yogyakarta
Aan menambahkan, pengoperasian ruas tol ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus mudik, tetapi juga memperkuat konektivitas wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Selain itu, keberadaan infrastruktur tol yang semakin andal juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan transportasi jalan bagi masyarakat.
Dengan pengoperasian flyover exit dua arah, perjalanan pemudik pada Lebaran 2027 diproyeksikan menjadi lebih lancar, aman, nyaman, dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

15 hours ago
7

















































