Harianjogja.com, JAKARTA—Dewa United Banten menghadapi tantangan awal yang tidak mudah jelang pembuka Grup A Basketball Champions League Asia-East 2026, dengan lawan yang belum sepenuhnya terpetakan kekuatannya.
Pertandingan pembuka akan digelar pada Jumat (27/3/2026) di Dewa United Arena, Tangerang, mempertemukan Dewa United dengan Hi-Tech Basketball Club dalam laga yang menjadi ujian awal di level Asia.
Pelatih Dewa United, Agusti Julbe, mengungkapkan timnya masih dalam proses pematangan setelah baru menjalani beberapa sesi latihan dengan skuad lengkap.
“Kami baru memiliki tim lengkap dalam tiga atau empat latihan terakhir. Ini masih menjadi proses, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa kami siap bersaing di level tertinggi,” kata Julbe.
Ia menilai keikutsertaan Dewa United dalam ajang ini merupakan hasil dari kerja keras musim sebelumnya, sekaligus menjadi panggung pembuktian di kompetisi antar-klub Asia.
Dalam persiapannya, Dewa United memfokuskan penguatan di sektor pertahanan dengan mengombinasikan skema man-to-man dan zona untuk menghadapi berbagai situasi pertandingan.
“Kami mencoba mempersiapkan tim sebaik mungkin, terutama dari sisi defense. Kami ingin fleksibel dan siap menghadapi berbagai situasi di pertandingan,” ujarnya.
Namun, tantangan utama justru datang dari ketidakpastian kekuatan lawan. Hi-Tech disebut memiliki sejumlah pemain baru yang belum sepenuhnya terpantau.
Kondisi tersebut memaksa Dewa United untuk lebih cepat beradaptasi selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, Julbe juga menyoroti perbedaan tempo dan intensitas fisik di level internasional yang menuntut kesiapan lebih dibanding kompetisi domestik.
“Kami harus siap menyesuaikan diri dengan tempo dan physicality yang berbeda di setiap pertandingan,” katanya.
Dari sisi komposisi tim, Dewa United tetap mengandalkan skuad yang tampil di kompetisi IBL, termasuk tiga pemain asing Joshua Ibarra, D. J. Cooper, dan Troy Gillenwater.
Meski demikian, kombinasi ketiganya belum sepenuhnya teruji karena belum pernah tampil bersama dalam satu laga musim reguler.
Tim juga masih memantau kondisi sejumlah pemain yang baru pulih dari cedera seperti Kaleb Ramot Gemilang dan Kristanto Halim.
Sementara itu, pemain lokal seperti Arki Dikania Wisnu, Rio Disi, dan Hardianus diharapkan menjadi tulang punggung tim berkat pengalaman internasional mereka.
Di fase grup, Dewa United tergabung bersama Hi-Tech dan Johor Southern Tigers. Format pertandingan menggunakan sistem seri, dengan tiga tim terbaik berhak melaju ke babak Final 6 untuk memperebutkan tiket menuju Basketball Champions League Asia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

1 hour ago
2

















































