Unismuh Go To School 2026, 80 Dosen Sasar 96 Sekolah di Sulsel

1 month ago 28
Unismuh Go To School 2026, 80 Dosen Sasar 96 Sekolah di SulselGedung Unismuh Makassar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Universitas Muhammadiyah Makassar mengintensifkan strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui program Unismuh Go To School dengan mengerahkan dosen, guru besar, dan pimpinan universitas untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

Program ini menyasar 96 sekolah di Sulawesi Selatan dan wilayah sekitarnya yang dibagi ke dalam 16 zona promosi.

Ketua PMB Unismuh Makassar, Muh. Akhir, mengatakan pendekatan ini dirancang sebagai gerakan kolektif yang menekankan kualitas promosi, bukan sekadar mengejar jumlah pendaftar.

“Kami ingin promosi kampus dilakukan secara terencana, terukur, dan selaras dengan nilai keislaman serta kemuhammadiyahan,” ujarnya, Selasa (20/01).

Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Mawardi Pewangi, menegaskan promosi pendidikan harus dijalankan sebagai bagian dari dakwah. Ia mengingatkan tim promosi untuk mengedepankan kejujuran, amanah, dan transparansi tanpa paksaan.

“Ajaklah dengan hikmah dan cara yang baik. Promosi harus mencerdaskan, mencerahkan, dan menggembirakan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Andi Sukri Syamsuri, menyebut sedikitnya 80 dosen dan belasan guru besar terlibat dalam program tahun ini. Sekolah sasaran meliputi Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Parepare, Bone, Bulukumba, hingga wilayah kepulauan.

“Ini tahun kedua kami kembali terjun langsung ke sekolah. Kehadiran guru besar menjadi nilai tambah karena menunjukkan keseriusan Unismuh membangun komunikasi akademik,” ujarnya.

Ia menegaskan, promosi tidak dimaksudkan untuk memaksa siswa memilih Unismuh, melainkan memberikan gambaran objektif agar calon mahasiswa dan orang tua dapat mempertimbangkan pilihan pendidikan secara rasional.

Rektor Unismuh Makassar, Abd. Rakhim Nanda, menekankan kegiatan promosi kampus merupakan bagian dari misi dakwah jangka panjang dan harus dijalankan secara bertanggung jawab.

“Promosikan apa yang benar-benar kita miliki. Jangan mencampuradukkan yang hak dan yang batil. Sampaikan keunggulan kampus dengan jujur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan tim promosi untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi beasiswa, khususnya Program KIP Kuliah.

“Unismuh memfasilitasi, tetapi penentu kelulusan adalah pemerintah. Jangan memberi janji yang tidak bisa dipenuhi,” ujarnya.

Dalam pemaparan teknis, PMB Unismuh menjelaskan setiap tim zonasi tidak hanya menyampaikan materi promosi, tetapi juga mendampingi siswa membuat akun pendaftaran, mengikuti media sosial resmi kampus, serta bergabung dalam grup WhatsApp sebagai tindak lanjut.

Hingga saat ini, lebih dari 2.300 calon mahasiswa tercatat telah mengambil akun pendaftaran. “PMB menargetkan angka tersebut meningkat signifikan setelah pelaksanaan Unismuh Go To School yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Januari dan telah mengantongi izin resmi dari Dinas Pendidikan,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news