Usai Lantik Pejabat, Appi Ingatkan Raport 6 Bulan: Jelek Diganti

3 weeks ago 31
 Jelek Diganti

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) memberi peringatan tegas kepada para 109 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik agar langsung menunjukkan kinerja maksimal.

Diketahui, dari 109 pejabat yang dilantik terdapat 13 camat yang juga ikut dirotasi.

Ia menegaskan masa uji kinerja diberlakukan selama enam bulan dan akan menjadi penentu keberlanjutan jabatan.

“Waktu kita uji coba cuma 6 bulan. Setelah 6 bulan rapornya bagus, silakan lanjut. Tapi kalau kurang bagus, mohon maaf, banyak sekali yang antre di posisi Bapak dan Ibu sekalian,” warning Appi dalam sambutannya di lapangan Karebosi, Jumat (06/02).

Appi mengingatkan bahwa sistem karier ASN sangat ditentukan oleh kinerja. “Kalau bagus dia akan naik. Kalau tidak, dia akan stuck bahkan bisa downgrade,” tegasnya

Appi menekankan bahwa rotasi dan pelantikan jabatan di lingkup Pemerintah Kota Makassar merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, bukan bentuk pengambilan hak ataupun penilaian negatif terhadap pejabat sebelumnya.

“Pelantikan adalah proses penyegaran dan pergeseran untuk memaksimalkan fungsi dan tugas, baik individu maupun kelembagaan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para camat baru bahwa pejabat yang mereka gantikan merupakan figur dengan kinerja baik. Pergeseran dilakukan semata untuk kebutuhan organisasi dan pengembangan karier.

“Camat yang Anda gantikan adalah camat yang sangat berhasil. Mereka ditempatkan di posisi lain untuk membangun career path yang lebih baik,” ujarnya.

Karena itu, ia menantang camat baru untuk mampu melampaui capaian pendahulunya, terutama dalam merespons persoalan sosial masyarakat secara tegas namun tetap humanis.

Selain camat, ia juga menyoroti pentingnya peran pejabat administrasi, khususnya yang menangani perencanaan, keuangan, dan umum. Menurutnya, posisi tersebut menjadi penjaga ritme organisasi agar kerja OPD tetap terkontrol.

“Kalau kepala dinas dan sistem kelembagaannya berlari kencang, Bapak Ibu di administrasi yang harus memastikan semuanya tertata dan terlapor dengan baik,” katanya.

Appi mengingatkan agar kelalaian administrasi tidak memperlambat roda birokrasi di akhir periode kerja.
Ia juga meminta Badan Kepegawaian Daerah mulai menerapkan manajemen talenta dalam setiap pelantikan guna memastikan jalur karier ASN berjalan terukur sesuai kapasitas dan kapabilitas individu.

“Manajemen talenta harus diterapkan untuk melihat kapasitas dan membangun career path ASN dengan benar,” tegasnya.

Lebih jauh, Appi menyoroti kompleksitas persoalan Kota Makassar yang menurutnya tidak bisa diselesaikan secara sektoral. Ia meminta seluruh OPD bekerja kompak tanpa ego kelembagaan.

“Saya tidak mau ada ego sektoral. Orang besar berbicara tentang ide dan gagasan, bukan tentang pribadi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jajaran fokus pada satu tujuan, yakni menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Mungkin waktu tidur kita sedikit, waktu kerja lebih banyak. Ini bukan permainan, ini pengabdian,” tukasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news