Wirid Bulanan Pemko Padang, ASN Padang Diimbau Teladani Sifat Rasulullah dan Hadiah Smart Surau Diserahkan

23 hours ago 13

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Padang untuk kembali mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri Wirid Bulanan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, penceramah Ustaz Fathullah dari Jakarta, serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Dalam kesempatan itu, Fadly mengajak seluruh ASN menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurut dia, nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan birokrasi, khususnya dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Maulid Nabi jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan introspeksi terhadap pelaksanaan tugas dan kontribusi kita sebagai ASN dalam pembangunan Kota Padang,” ujar Fadly.

Ia menekankan, seorang ASN harus mampu menjadikan sifat Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan amanah. Nilai fathonah, tabligh, siddiq, dan amanah, kata dia, bukan sekadar konsep yang disampaikan dalam peringatan keagamaan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku aparatur ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Fadly mengatakan, Pemerintah Kota Padang memiliki sejumlah target pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh aparatur. Karena itu, ASN dituntut memahami arah pembangunan sekaligus mampu menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Kita berkeinginan menjadi kota terbersih, kota sehat, dan kota pintar. Jangan sampai Bapak dan Ibu tidak memahaminya, karena inilah sesungguhnya esensi kita bekerja untuk mencapai hal ini selama beberapa tahun ke depan,” katanya.

Menurut Fadly, ASN memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. Kehadiran aparatur di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya untuk menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah daerah.

“Kami berharap kehadiran Bapak dan Ibu di tengah masyarakat dapat memberikan informasi terkait berbagai pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang. Sehingga, pembangunan yang kita lakukan dapat diketahui dan dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” tutur Fadly.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh program yang dirancang pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana program tersebut dapat dipahami, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, Fadly meminta jajaran ASN menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, birokrasi harus mampu menghadirkan pemerintah yang dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Serahkan Hadiah Smart Surau

Wirid bulanan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan hadiah Program Unggulan Smart Surau Triwulan II periode April–Juni kepada para peserta yang berhasil meraih penghargaan.

Sebanyak 300 anak sekolah dasar (SD) dan 300 anak sekolah menengah pertama (SMP) menerima hadiah dengan total nilai mencapai Rp180 juta.

Fadly menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti program tersebut sekaligus memberikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan.

Menurutnya, Smart Surau merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam membangun generasi muda melalui penguatan pendidikan keagamaan. Program tersebut diharapkan tidak hanya mendorong anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak sejak dini.

Pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap anak-anak yang menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan keagamaan.

Ustaz Fathullah Ingatkan Besarnya Kasih Sayang Rasulullah

Sementara itu, Ustaz Fathullah dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan memperingati kelahiran beliau, tetapi harus dibuktikan melalui ketaatan kepada Allah SWT dan peningkatan kualitas ibadah.

Ia mengingatkan jamaah agar memperbanyak ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT sebagai bentuk penghambaan sekaligus upaya meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

“Begitu besar kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya. Bahkan sampai menjelang akhir hayatnya, yang beliau pikirkan adalah umatnya,” ujar Fathullah.

Pesan tersebut, kata dia, seharusnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dengan mengikuti ajaran dan keteladanan yang telah diwariskan.

Fathullah juga mengajak jamaah memperbanyak ibadah dan memperbaiki kualitas kehidupan spiritual. Ia menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus dibuktikan melalui kepatuhan kepada Allah SWT serta kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Pemerintah Kota Padang pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan keagamaan semata. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi bagi jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat nilai moral, integritas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

Dengan demikian, keteladanan Rasulullah SAW dapat diterjemahkan dalam kerja nyata aparatur—mulai dari kejujuran, kecerdasan dalam mengambil keputusan, keterbukaan dalam menyampaikan informasi, hingga amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news