11 Daerah di Riau Tetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan

2 hours ago 2

11 Daerah di Riau Tetapkan Siaga Darurat Kebakaran Hutan

Kebakaran lahan/hutan - Freepik

Harianjogja.com, PEKANBARU—Sebanyak 11 kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Sementara itu, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masih menjadi satu-satunya daerah yang belum menetapkan status serupa.

Selain pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga telah lebih dulu menetapkan status siaga darurat karhutla guna memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat koordinasi penanganan apabila terjadi kebakaran di sejumlah wilayah rawan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, Jim Gafur, mengatakan hampir seluruh daerah di Riau kini telah memiliki status siaga darurat karhutla.

“Saat ini Pemprov Riau dan 11 pemerintah kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga darurat karhutla. Hanya tinggal satu daerah saja yang belum menetapkan yakni Kuansing,” katanya di Pekanbaru, Senin.

Menurut Jim, penetapan status siaga darurat karhutla memiliki peran penting dalam mempercepat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah saat terjadi kebakaran hutan maupun lahan. Dengan adanya status tersebut, proses pengiriman bantuan, dukungan personel, hingga penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Karena itu, BPBD Damkar Riau berharap Pemerintah Kabupaten Kuansing segera mengikuti langkah daerah lain dengan menetapkan status siaga darurat karhutla agar proses penanganan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

“Jika sudah menetapkan status, koordinasi dan pengiriman bantuan akan lebih mudah, sehingga penanganan karhutla juga akan lebih cepat. Kami harapkan Kuansing juga segera menetapkan status,” ujarnya.

Di tengah upaya pencegahan yang terus dilakukan pemerintah daerah, sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan di Riau masih memerlukan penanganan intensif. Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera saat ini terus melakukan operasi pemadaman di beberapa lokasi yang terdampak.

Beberapa wilayah yang masih menjadi fokus pemadaman meliputi Rantau Bais di Kabupaten Rokan Hilir, Sokoi di Kabupaten Pelalawan, serta Kandis di Kabupaten Siak. Sementara itu, kebakaran yang terjadi di wilayah Pasir Limau Kapas berhasil dipadamkan setelah melalui proses penanganan intensif selama lima hari berturut-turut.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi di lapangan masih cukup menantang. Faktor cuaca dan karakteristik wilayah menjadi hambatan tersendiri dalam proses pemadaman.

Menurutnya, angin kencang, vegetasi yang mengering akibat cuaca panas, serta keberadaan lahan gambut yang mudah terbakar membuat upaya pengendalian api membutuhkan kerja ekstra dari seluruh personel yang bertugas.

“Tim Manggala Agni terus bekerja maksimal di seluruh lokasi kebakaran. Meskipun menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang dan medan yang tidak mudah, personel tetap fokus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan,” ujar Ferdian.

Operasi pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan di sejumlah titik rawan guna mencegah api kembali muncul, terutama di kawasan lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah meskipun kobaran api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news