KLIKPOSITIF – Sebanyak lima komposer muda Sumatera Barat terpilih untuk tampil dalam Parade Komposer Soundenai yang akan digelar di Taman Budaya Sumbar pada bulan November 2025. Mereka adalah Andre Junaedi, Boby Wahyudi, Andicky Suprianda, Farli Medrian, dan Muhammad Panji Maulana.
Kelima nama tersebut merupakan hasil seleksi dari 25 peserta workshop musik Soundenai yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2025. Workshop ini mengusung tema “Dari Tradisi ke Digital: Menciptakan Musik dan Strategi Bisnis di Era Digital”.
Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, mengatakan bahwa para komposer terpilih ini adalah contoh nyata generasi baru yang mampu meramu kekayaan musik tradisi Minangkabau dengan sentuhan modern.
“Komposer terpilih ini menjadi contoh untuk terus melestarikan musik tradisi di tengah serbuan musik modern. Workshop musik Soundenai tahun ini menghubungkan kekayaan tradisi Minangkabau dengan inovasi digital,” ujar Devid.
Dalam workshop, para peserta diberi ruang untuk mengeksplorasi bunyi tradisional Minangkabau menggunakan perangkat digital seperti Digital Audio Workstation (DAW), synthesizer, hingga aplikasi musik. Perpaduan ini diharapkan melahirkan karya-karya baru yang segar, unik, dan mampu menembus batas genre maupun wilayah.
Devid menambahkan, musik yang memadukan unsur tradisi dengan teknologi digital dapat menjadi wajah baru identitas bangsa. Karya-karya tersebut juga bisa berperan sebagai media diplomasi budaya dalam festival internasional, sekaligus memperkenalkan keunikan lokal dengan kemasan global.
“Workshop musik yang menggabungkan tradisi dan teknologi digital bukan hanya penting untuk pelestarian budaya, tetapi juga untuk inovasi, pengembangan ekonomi kreatif, dan diplomasi budaya,” katanya.
Dengan terpilihnya lima komposer ini, Taman Budaya Sumbar berharap Parade Komposer Soundenai pada November nanti menjadi ajang pembuktian sekaligus panggung kreativitas baru bagi musisi muda Minangkabau.