
Antonio Vargas resmi menjadi juara dunia kelas bantam WBA setelah Seiya Tsutsumi berstatus Juara Reses karena masalah kesehatan. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA—Petinju Amerika Serikat Antonio Vargas resmi menyandang status juara dunia kelas bantam versi World Boxing Association (WBA) setelah organisasi tinju dunia tersebut menetapkan Seiya Tsutsumi sebagai Juara Reses akibat masalah kesehatan yang membuatnya tidak dapat bertanding dalam beberapa bulan ke depan.
Keputusan itu diumumkan WBA setelah menelaah dokumen yang diajukan tim Tsutsumi, termasuk laporan medis yang telah dievaluasi Komite Medis WBA. Langkah tersebut diambil untuk memastikan keberlangsungan kompetisi sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi petinju asal Jepang tersebut.
"Keputusan tersebut diambil setelah meninjau dokumentasi yang diserahkan oleh tim Tsutsumi, termasuk laporan medis yang telah dievaluasi oleh Komite Medis WBA," demikian keterangan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Seiya Tsutsumi sebelumnya merebut gelar juara dunia kelas bantam WBA pada Oktober 2024. Sejak saat itu, petinju Jepang tersebut berhasil mempertahankan sabuk juaranya sebanyak dua kali sebelum mengalami kendala kesehatan yang memaksanya menghentikan aktivitas latihan dan pertandingan.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, kondisi medis Tsutsumi dinilai memenuhi ketentuan dalam Peraturan WBA C.22 yang mengatur status juara dalam masa istirahat atau reses. Aturan tersebut berlaku bagi petinju yang tidak dapat mempertahankan gelarnya karena alasan medis, persoalan hukum, maupun kondisi lain yang berada di luar kendali mereka.
Melalui keputusan tersebut, Komite WBA memberikan status Juara Reses kepada Tsutsumi untuk jangka waktu maksimal enam bulan.
Konsekuensi dari keputusan itu membuat Antonio Vargas, yang sebelumnya berstatus juara interim kelas bantam WBA, kini secara otomatis diakui sebagai juara dunia penuh di divisi 53,5 kilogram tersebut.
Setelah resmi menjadi juara dunia, Vargas telah mendapatkan izin dari WBA untuk menjalani pertahanan gelar sukarela melawan Jesse Rodríguez. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 di Glendale, Arizona, Amerika Serikat.
WBA juga menetapkan bahwa pemenang pertarungan tersebut, atau Vargas apabila laga berakhir imbang, wajib menghadapi Tsutsumi dalam kurun waktu enam bulan setelah pertandingan berlangsung.
Di sisi lain, Tsutsumi diwajibkan menyerahkan laporan medis terbaru yang memuat perkembangan perawatan, proses rehabilitasi, serta prognosis pemulihannya. Dokumen tersebut akan menjadi dasar bagi Komite Medis WBA untuk menentukan kemungkinan kembalinya petinju Jepang itu ke kompetisi aktif.
WBA menegaskan keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga kesehatan dan keselamatan atlet tanpa mengabaikan keberlangsungan persaingan yang sehat di setiap divisi kejuaraan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

7 hours ago
3

















































