iPhone 17. / Apple
Harianjogja.com, JOGJA— Apple bersiap merombak strategi kecerdasan buatan iPhone pada 2026 untuk mengejar ketertinggalan dari Google Pixel di sektor (artificial intelligence/AI) proaktif.
Phone Arena mengungkapkan, saat ini Google, yang melalui seri Pixel dinilai lebih unggul dalam menyajikan pengalaman AI yang proaktif dan intuitif bagi pengguna.
Titik fokus kritik tersebut tertuju pada Apple Intelligence, platform AI generatif yang diperkenalkan bersama pembaruan iOS 18 pada 2024. Meskipun dirancang untuk menghadirkan berbagai alat kreatif dan peningkatan pada asisten virtual Siri, sejumlah pengamat teknologi menilai ekosistem AI milik Apple masih kurang responsif dan kontekstual jika disandingkan dengan solusi dari rivalnya.
Siri vs Google Pixel: Kesenjangan Fitur Proaktif
Sebagai perbandingan, Google Pixel 10 telah memperkenalkan fitur revolusioner seperti Magic Cue. Fitur ini mampu menyajikan informasi relevan secara otomatis berdasarkan konteks pengguna, misalnya menampilkan nomor penerbangan secara instan saat pengguna menelepon layanan pelanggan.
Sebaliknya, Siri versi terbaru dinilai masih memerlukan perintah eksplisit dan interaksi manual yang lebih banyak. Hal ini membuat pengalaman pengguna pada iPhone dianggap kurang "proaktif" dalam mengantisipasi kebutuhan harian penggunanya.
Ketertinggalan ini dikhawatirkan dapat memengaruhi persepsi konsumen di pasar ponsel pintar (smartphone) premium, di mana kecanggihan AI kini menjadi faktor penentu pembelian. Namun, analis industri memprediksi adanya titik balik pada tahun 2026. Apple diyakini tengah menyiapkan pembaruan perangkat lunak besar yang berfokus pada pematangan fitur AI agar lebih kompetitif.
Rencana pengembangan Apple mencakup investasi besar dalam penyempurnaan Apple Intelligence dan peningkatan kemampuan Siri agar lebih responsif terhadap konteks percakapan. Meskipun rincian jadwal peluncuran belum diumumkan secara resmi, Apple diprediksi akan memperluas dukungan AI ini ke lebih banyak model iPhone melalui pembaruan iOS mendatang untuk menjangkau basis pengguna yang lebih luas.
Persaingan di segmen high-end kini telah bergeser. Fokus utama produsen tidak lagi sekadar pada kualitas kamera atau performa hardware, melainkan pada keunggulan AI yang personal dan proaktif.
Untuk tetap mendominasi pasar menghadapi inovasi masif dari Google dan produsen global lainnya, Apple dituntut mempercepat integrasi AI yang lebih mendalam pada ekosistem perangkatnya. Tahun 2026 akan menjadi ujian krusial bagi perusahaan bermarkas di Cupertino ini untuk membuktikan bahwa mereka masih memimpin dalam hal inovasi teknologi yang memudahkan hidup penggunanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

1 hour ago
1
















































