Buka Turnamen Voli di Koto Tangah, Fadly Amran Tegaskan Progul Padang Balomba Jadi Ruang Pembinaan untuk Cetak Atlet Berprestasi

3 hours ago 2

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus mendorong pengembangan olahraga berbasis masyarakat sebagai bagian dari upaya mencetak talenta-talenta muda sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara, kegiatan olahraga di tingkat kelurahan diarahkan tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda dan penguatan aktivitas ekonomi kreatif serta UMKM.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri pembukaan Turnamen Bola Voli Antar Kelurahan se-Kecamatan Koto Tangah di Lapangan Bola Voli Jalan Heller RW 08, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (17/8/2026).

Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung semarak. Kehadiran warga, pemain, perangkat kelurahan, hingga jajaran pemerintahan kecamatan menambah semarak peringatan kemerdekaan yang dipadukan dengan aktivitas olahraga masyarakat.

Fadly mengatakan, geliat olahraga di tengah masyarakat harus terus diperkuat karena dari kompetisi-kompetisi seperti inilah proses pencarian dan pembinaan bibit atlet dapat dimulai. Menurut dia, anak-anak muda yang memiliki kemampuan dan minat di bidang olahraga perlu diberikan ruang yang cukup untuk berkembang.

“Perlombaan ini penting untuk mewadahi anak-anak yang memiliki kapasitas dan kapabilitas. Mudah-mudahan kegiatan serupa tidak hanya di olahraga, tetapi juga kesenian dan bidang lainnya,” ujar Fadly.

Ia menegaskan, konsep Padang Balomba tidak semata-mata berbicara tentang pertandingan dan perebutan gelar juara. Lebih jauh, program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas dan keterampilan sesuai minat serta potensi masing-masing.

Di sisi lain, setiap kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar juga dinilai memiliki dampak ekonomi. Perputaran aktivitas selama turnamen dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memasarkan produk maupun jasanya.

Karena itu, Fadly mendorong agar kegiatan olahraga masyarakat dapat dirancang secara lebih terintegrasi, sehingga manfaatnya tidak berhenti di lapangan pertandingan, tetapi turut dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang serta DPRD Kota Padang yang terus memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga di daerah.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

“Terima kasih kepada KONI dan terkhusus Ketua DPRD Kota Padang atas dorongan terhadap kemajuan prestasi olahraga di Kota Padang,” katanya.

Fadly menyebut Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk mendukung pelaksanaan Porprov Sumbar XVI 2026. Anggaran tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mempersiapkan kontingen Kota Padang menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Dukungan ini bagian dari strategi pembinaan atlet untuk mempertahankan prestasi Kota Padang. Kita ingin selalu juara, sehingga dukungan ini harus dimaksimalkan agar target juara umum Porprov dapat dipertahankan,” tegasnya.

Fadly berharap, dukungan anggaran, pembinaan yang terarah, serta kompetisi yang rutin digelar di tengah masyarakat dapat memperkuat fondasi olahraga Kota Padang. Dengan demikian, atlet-atlet potensial tidak hanya ditemukan ketika mendekati pelaksanaan Porprov, tetapi telah dibina sejak dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat juga disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Muslim M. Yatim. Ia mendorong agar berbagai kegiatan olahraga yang digelar di tengah masyarakat terus digelorakan dan dikembangkan secara konsisten.

Menurut Muslim, turnamen olahraga memiliki manfaat yang lebih luas karena mampu menciptakan keramaian dan menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika pertandingan berlangsung, masyarakat sekitar dapat memperoleh peluang untuk menjalankan usaha, mulai dari kuliner, minuman, hingga berbagai produk UMKM.

Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan melibatkan sebanyak mungkin masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menegaskan dukungan lembaga legislatif terhadap penguatan pembinaan olahraga di Kota Padang. Ia menyebut pembinaan atlet harus dilakukan secara berkesinambungan agar prestasi olahraga daerah terus meningkat.

Dukungan tersebut, kata Muharlion, menjadi semakin penting menjelang Porprov Sumbar XVI 2026. Kota Padang ditargetkan mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum, sehingga seluruh potensi dan kebutuhan pembinaan atlet perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Kita ingin pembinaan olahraga ini bermuara pada peningkatan prestasi. Karena itu, kebutuhan atlet dan sarana pendukung olahraga harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua KONI Kota Padang Erianto, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, serta para lurah se-Kecamatan Koto Tangah.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan unsur olahraga tersebut memperlihatkan dukungan bersama terhadap pengembangan olahraga di tingkat akar rumput. Kecamatan Koto Tangah sendiri menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet muda dari berbagai cabang olahraga.

Ketua Panitia Pelaksana, Sirjon, mengatakan turnamen bola voli tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencari tim terbaik. Lebih dari itu, kompetisi menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjaring bibit atlet bola voli potensial dari kelurahan-kelurahan di Kecamatan Koto Tangah.

“Turnamen ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaannya berlangsung selama 16-24 Agustus 2026 dengan diikuti 13 tim putra serta 10 tim putri,” ujar Sirjon.

Dengan melibatkan puluhan tim putra dan putri, turnamen tersebut diharapkan mampu menghadirkan persaingan yang sehat sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain. Ajang itu juga menjadi kesempatan bagi pelatih dan pemerhati olahraga untuk melihat langsung potensi pemain yang dapat dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.

Semangat kompetisi yang dibangun di tingkat kelurahan tersebut pada akhirnya diharapkan menjadi bagian dari rantai pembinaan olahraga Kota Padang. Dari lapangan sederhana di tengah permukiman, talenta-talenta muda diharapkan tumbuh, mendapat pembinaan, lalu tampil membawa nama Kecamatan Koto Tangah dan Kota Padang dalam berbagai ajang yang lebih tinggi.

Di saat yang sama, geliat pertandingan di tengah masyarakat membuka ruang bagi UMKM untuk ikut tumbuh. Dengan konsep Padang Balomba yang terus diperkuat, olahraga diharapkan bukan hanya menghasilkan prestasi di arena pertandingan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Padang pun menilai semangat tersebut sejalan dengan visi Padang Juara, yakni membangun kota yang memberi ruang bagi generasi muda untuk berprestasi sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang melalui potensi yang dimiliki.

Turnamen bola voli antar kelurahan di Koto Tangah akhirnya bukan sekadar perebutan kemenangan. Di balik setiap pertandingan, terdapat semangat membangun kebersamaan, menemukan talenta, memperkuat pembinaan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat—sebuah rangkaian yang diharapkan menjadi fondasi bagi Padang untuk terus mencetak prestasi di bidang olahraga sekaligus melahirkan generasi muda yang produktif dan berdaya saing.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news