Como Menang Lagi, Parma Jadi Korban Keempat Cesc Fabregas

8 hours ago 6

Jumali

Jumali Selasa, 15 September 2026 06:07 WIB

Como Menang Lagi, Parma Jadi Korban Keempat Cesc Fabregas

Pertandingan antara Como 1907 vs Parma di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9/2026)/ Instagram: Comofootball

Harianjogja.com, JOGJA— Como kembali memetik kemenangan di Liga Italia 2026-2027 setelah menundukkan Parma 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9/2026). Hasil tersebut membuat tim asuhan Cesc Fabregas mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan Serie A.

Jacobo Ramon membuka keunggulan Como pada menit ke-23 sebelum Kaiki menggandakan skor pada menit ke-83. Parma baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui David Romero pada menit ke-90+2, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan tim tamu dari kekalahan.

Bagi Como, kemenangan ini melanjutkan momentum positif setelah mereka membuat kejutan pada debut Liga Champions. Sebelumnya, Como menghantam RB Leipzig 4-1 dalam pertandingan pertama mereka di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut.

Como Kumpulkan 10 Poin dari Empat Laga Serie A

Tambahan tiga poin dari pertandingan melawan Parma membuat Como kini mengoleksi 10 angka dari empat pekan Serie A. Mereka mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Rangkaian tersebut diawali dengan hasil 1-1 ketika menghadapi Udinese pada pekan pembuka. Setelah itu, Como meraih kemenangan atas Napoli dengan skor 2-1, mengalahkan Genoa 4-1, kemudian menaklukkan RB Leipzig 4-1 di Liga Champions sebelum kembali menang atas Parma.

Dengan rentetan tersebut, Como menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian pada awal musim. Tim Fabregas tidak hanya mampu bersaing di kompetisi domestik, tetapi juga mengawali kiprah Eropa dengan kemenangan meyakinkan.

Hasil 2-1 atas Parma juga membuat Como terus berada di papan atas klasemen sementara Serie A. Pada saat pertandingan selesai, mereka berada di posisi kedua di bawah AS Roma.

Jacobo Ramon Buka Keunggulan Como

Como langsung berusaha mengambil kendali permainan di kandang sendiri. Peluang pertama yang cukup berbahaya muncul pada menit ke-14 ketika Moise Kean melepaskan tembakan mendatar, tetapi upayanya masih dapat diamankan kiper Parma, Edoardo Corvi.

Lima menit berselang, giliran Nico Paz yang mengancam gawang Parma. Sepakannya belum menghasilkan gol karena masih dapat diblok pemain bertahan tim tamu.

Tekanan Como akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Nico Paz mengirimkan bola yang kemudian diselesaikan Jacobo Ramon untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Como semakin nyaman mengontrol pertandingan. Statistik laga menunjukkan tim Fabregas menguasai 65 persen bola dan melepaskan 28 tembakan, sedangkan Parma hanya mencatat 12 percobaan.

Kaiki Cetak Gol Kedua pada Menit ke-83

Parma berusaha menjaga peluang untuk mendapatkan hasil dari markas Como. Namun, tim tamu kesulitan menciptakan tekanan yang konsisten hingga memasuki fase akhir pertandingan.

Como baru mampu menambah keunggulan pada menit ke-83. Kaiki mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang yang dibangun dari permainan tim tuan rumah. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Parma belum menyerah. Pada masa tambahan waktu, David Romero mencetak gol pada menit ke-90+2 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, Parma tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar gol penyama kedudukan. Peluit panjang kemudian memastikan Como meraih tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri.

Empat Kemenangan Beruntun Como

Kemenangan atas Parma memperpanjang catatan positif Como menjadi empat kemenangan berturut-turut di semua kompetisi. Rentetan tersebut datang setelah hasil imbang melawan Udinese pada laga pertama Serie A.

Como kemudian menaklukkan Napoli dan Genoa di Serie A. Setelah itu, mereka mengalahkan RB Leipzig pada debut Liga Champions sebelum kembali menang saat menjamu Parma.

Performa tersebut membuat awal musim Como bersama Fabregas semakin menarik perhatian. Mereka mampu menjaga produktivitas di Serie A sekaligus langsung memberikan pernyataan kuat pada penampilan perdana di Liga Champions.

Fabregas sebelumnya membawa Como menang 4-1 atas Leipzig dalam laga debut mereka di Liga Champions. Kemenangan tersebut disebut sebagai salah satu malam bersejarah bagi klub yang baru memasuki kompetisi Eropa level tertinggi tersebut.

Setelah mengalahkan Parma, Como kini memiliki 10 poin dari empat pertandingan Serie A. Perjalanan mereka berlanjut dengan posisi di papan atas klasemen, sementara kemenangan beruntun menjadi modal penting bagi skuad Fabregas menghadapi jadwal kompetisi berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news