Gipsum Tantang Pasir Besi pada Final Basket Sportalympic 2026

4 hours ago 3

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Tim Gipsum akan menantang Pasir Besi pada partai final cabang olahraga basket SPORTALYMPIC 2026 setelah kedua tim meraih kemenangan pada babak semifinal yang digelar di Sport Hall Semen Padang, Sabtu (8/8/2026).

Gipsum memastikan tiket ke partai puncak setelah mengandaskan perlawanan tim Pozolan dengan skor 41-24. Sementara itu, Pasir Besi lebih dahulu memastikan tempat di final setelah meraih kemenangan telak atas tim Tanah Liat dengan skor 39-18.

Hasil tersebut memastikan Gipsum dan Pasir Besi menjadi dua tim yang akan memperebutkan gelar juara cabang basket SPORTALYMPIC 2026. Pertandingan final akan menjadi laga penentu bagi kedua kontingen untuk meraih gelar juara pada cabang olahraga tersebut.

Pasir Besi lebih dulu mengamankan tempat di final setelah menundukkan Tanah Liat dengan skor meyakinkan 39-18. Pada pertandingan semifinal lainnya, Gipsum tampil tak kalah impresif dengan mengandaskan perlawanan Pozolan 41-24.

Dua kemenangan tersebut sekaligus memastikan partai puncak basket SPORTALYMPIC 2026 akan mempertemukan Pasir Besi dan Gipsum. Sementara Tanah Liat dan Pozolan harus mengakhiri perjuangan mereka di babak semifinal.

Pertandingan semifinal pertama antara Tanah Liat dan Pasir Besi berlangsung sengit sejak awal. Pasir Besi membuka pertandingan dengan dua poin, tetapi Tanah Liat langsung memberikan respons melalui tembakan tiga angka yang dilepaskan Bima dan Niko.

Pasir Besi kemudian kembali mengambil kendali permainan melalui dua kali lay up shoot Fedly. Pergerakan Fedly yang agresif membuat pertahanan Tanah Liat cukup kerepotan. Intensitas pertandingan semakin meningkat hingga salah seorang pemain Tanah Liat harus mendapatkan penanganan setelah mengalami cedera di tengah laga.

Pasir Besi menutup kuarter pertama dengan keunggulan 13-8.

Memasuki kuarter kedua, Pasir Besi tidak mengendurkan tekanan. Fedly kembali membuka perolehan angka melalui lay up shoot yang kemudian disusul tambahan dua poin lainnya. Keunggulan Pasir Besi pun melebar menjadi 17-8.

Tanah Liat berupaya menjaga peluang dengan permainan yang lebih agresif. Namun, hingga akhir kuarter kedua, mereka hanya mampu menambah satu angka melalui tembakan bebas. Pasir Besi tetap berada di depan dengan skor kumulatif 17-9.

Memasuki kuarter ketiga, Pasir Besi kembali langsung tancap gas. Dua lay up shoot membuka perolehan angka mereka pada kuarter tersebut. Tanah Liat mencoba merespons melalui tembakan tiga angka dan lay up shoot, tetapi Pasir Besi mampu mempertahankan momentum.

Tambahan demi tambahan dua poin terus dicetak Pasir Besi hingga membuat jarak semakin sulit dikejar. Kuarter ketiga berakhir dengan Pasir Besi unggul 29-14.

Pada kuarter terakhir, Tanah Liat sempat membuka harapan dengan tambahan dua poin. Namun, momentum tersebut segera dipatahkan Pasir Besi. Tim ini kembali mencetak angka secara beruntun melalui tembakan dua angka dan terus menjaga jarak hingga detik-detik akhir pertandingan.

Bahkan, tambahan poin masih tercipta ketika pertandingan menyisakan sekitar 10 detik. Pasir Besi akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 39-18.

Fedly menjadi salah satu pemain yang berperan penting dalam kemenangan tersebut. Konsistensinya dalam menyumbangkan poin pada setiap kuarter membuat permainan Pasir Besi tetap terjaga hingga pertandingan berakhir.

Usai pertandingan, pemain Pasir Besi yang berposisi sebagai small forward, Aldi, mengatakan kemenangan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh pemain.

“Pertandingan hari ini sesuai dengan visi dan tujuan kita. Berkat kerja sama dan kekompakan tim, kita bisa meraih kemenangan di semifinal kali ini,” ujar Aldi.

Pada semifinal kedua, Gipsum menunjukkan dominasi saat menghadapi Pozolan. Sejak awal pertandingan, Gipsum langsung mengambil inisiatif serangan. Baru sekitar satu menit laga berjalan, Yusran membuka keunggulan melalui tembakan bebas.

Keunggulan tersebut kemudian diperlebar Tanjung melalui tembakan tiga angka. Pozolan sempat membalas lewat lay up shoot, tetapi Gipsum tetap mampu mengendalikan permainan dan mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 11-4.

Memasuki kuarter kedua, Gipsum semakin sulit dibendung. Tambahan poin terus mengalir, termasuk melalui tembakan tiga angka Devago, pemain bernomor punggung 8 yang tampil dominan.

Pozolan berusaha memberikan perlawanan dengan mencetak dua poin. Namun, Devago kembali menjawab melalui tembakan tiga angka dan kemudian terus menambah angka untuk Gipsum.

Tekanan Gipsum membuat Pozolan kesulitan mengembangkan permainan. Hingga akhir kuarter kedua, Gipsum sudah unggul cukup jauh dengan skor 25-8.

Dominasi Devago berlanjut pada kuarter ketiga. Ia kembali membuka perolehan angka Gipsum melalui dua poin. Penampilan konsisten tersebut membuat Devago menjadi salah satu sorotan utama pertandingan sekaligus pencetak poin terbanyak bagi timnya.

Aksi Devago juga membuat atmosfer pertandingan semakin hidup. Penonton yang memadati Sport Hall Semen Padang memberikan perhatian lebih terhadap setiap serangan yang dibangun Gipsum.

Pozolan sebenarnya tidak tinggal diam. Mereka mencoba memperkecil ketertinggalan melalui tembakan tiga angka serta tambahan dua poin yang disumbangkan Eza. Namun, Gipsum tetap terlalu kuat untuk dikejar.

Kuarter ketiga ditutup dengan Gipsum memimpin 33-13.

Pada kuarter penutup, Gipsum kembali membuka permainan dengan dua poin. Pozolan kemudian memberikan respons melalui dua poin secara beruntun dan berusaha memanfaatkan menit-menit terakhir untuk mengejar ketertinggalan.

Upaya tersebut sempat menghasilkan tambahan angka bagi Pozolan. Namun, selisih poin yang sudah terlalu jauh membuat usaha mereka belum mampu mengubah jalannya pertandingan.

Gipsum akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 41-24 dan menyusul Pasir Besi ke partai final.

Devago, shooting guard Gipsum yang tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam laga tersebut, mengatakan dirinya bermain tanpa beban dan berusaha menikmati pertandingan.

“Untuk permainan kali ini, itu main lepas saja. Ekspektasi untuk match berikutnya itu adalah juara,” ujar Devago.

Dengan hasil semifinal tersebut, Pasir Besi dan Gipsum akan saling berhadapan pada partai final cabang basket SPORTALYMPIC 2026 yang dijadwalkan berlangsung Rabu (12/8/2026).

Pertemuan kedua tim dipastikan menjadi salah satu laga yang dinanti karena keduanya sama-sama datang dengan modal kemenangan meyakinkan di semifinal. Pasir Besi sebelumnya menumbangkan Tanah Liat dengan margin 21 poin, sedangkan Gipsum mengalahkan Pozolan dengan selisih 17 poin.

Partai final sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan konsistensi permainan mereka sepanjang kompetisi. Pasir Besi mengandalkan kekompakan tim dan konsistensi para pemain dalam mencetak angka, sementara Gipsum menunjukkan kekuatan ofensif melalui permainan kolektif serta kontribusi pemain-pemain kunci seperti Devago.

SPORTALYMPIC merupakan agenda tahunan PT Semen Padang yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga dan seni di lingkungan perusahaan. Ajang tersebut telah dibuka sejak 6 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga acara puncak penutupan pada 17 Agustus 2026.

Pada penyelenggaraan tahun ini, SPORTALYMPIC mempertandingkan enam cabang yang terdiri atas empat cabang olahraga dan dua cabang seni.

Empat cabang olahraga yang dipertandingkan yakni sepak bola, bulu tangkis, bola basket, dan tenis meja. Sementara itu, dua cabang seni yang dilombakan adalah Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dan puisi.

Melalui SPORTALYMPIC, semangat kompetisi tidak hanya diarahkan untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan di lingkungan PT Semen Padang.

Kini, perhatian beralih ke Sport Hall Semen Padang. Pasir Besi dan Gipsum akan kembali bertemu di pertandingan penentu untuk memperebutkan gelar juara basket SPORTALYMPIC 2026.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news