Gubernur Sumbar Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur dan Air Bersih Pascabencana

1 day ago 4

Exhibition Scoopy x Kuromi - Klikpositif

PADANG, KLIKPOSITIF — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama masyarakat terdampak bencana. Mulai dari jalan dan jembatan yang rusak, pendangkalan sungai, hingga persoalan perumahan seperti hunian sementara dan hunian tetap yang belum tertangani secara optimal.

“Yang paling dirasakan masyarakat hari ini adalah infrastruktur dan air bersih. Ini yang harus kita percepat penanganannya,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pengerukan sungai segera dilakukan sebagai langkah mitigasi bencana ke depan. Menurutnya, sejumlah sungai di Sumbar mengalami pendangkalan dan kerusakan tanggul, yang berpotensi meningkatkan risiko banjir saat hujan berintensitas tinggi.

Selain infrastruktur, Gubernur menekankan pentingnya ketersediaan dan distribusi air bersih. Ia menilai air minum merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus, terlebih bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Air bersih ini kebutuhan mendesak. Karena itu, penanganannya harus jelas, cepat, dan terkoordinasi,” tegasnya.

Baca Juga

Dalam FGD yang digelar di Auditorium Gubernur, Mahyeldi meminta seluruh balai dan satuan kerja teknis untuk menyampaikan rencana kerja serta jadwal penanganan secara terbuka. Langkah ini dinilai penting agar pemerintah daerah dapat memberikan kepastian kepada masyarakat terkait waktu dan progres perbaikan.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Sumbar berharap percepatan perbaikan infrastruktur dan layanan air bersih dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak bencana.

FGD tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, para bupati dan wali kota yang mengikuti secara daring, Forkopimda kabupaten/kota, serta perwakilan berbagai instansi dan kementerian terkait.

Turut hadir perwakilan Pengadilan Tinggi, BMKG, PLN, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya bidang air minum, Bappenas, serta satuan kerja dan UPT balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news