Gunung Semeru Erupsi 10 Kali Sehari, Kolom Abu Capai 600 Meter

5 hours ago 2

Gunung Semeru Erupsi 10 Kali Sehari, Kolom Abu Capai 600 Meter Gunung Semeru. Antara

Harianjogja.com, LUMAJANG—Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Pada Senin (30/3/2026) malam, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami erupsi dengan lontaran abu vulkanik setinggi 600 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan bahwa letusan terbaru terjadi tepat pada pukul 21.06 WIB. Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke sisi selatan.

"Tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Yadi Yuliandi dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin malam.

Erupsi ini terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi gempa letusan selama 158 detik.

Catatan petugas menunjukkan bahwa sepanjang hari Senin, Gunung Semeru telah mengalami sedikitnya 10 kali erupsi sejak dini hari hingga malam. Rentetan aktivitas ini dimulai sejak pukul 00.44 WIB, dan hingga laporan terakhir diterbitkan, aktivitas vulkanik di perut gunung dilaporkan masih terus berlangsung.

Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih tertahan pada Level III (Siaga). Pihak otoritas mengeluarkan rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 km dari pusat erupsi.

Selain itu, warga dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena risiko perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai jarak 17 km.

Radius aman 5 km dari kawah atau puncak juga harus dipatuhi guna menghindari bahaya lontaran batu pijar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, serta lahar dingin di sepanjang lembah sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Kewaspadaan ekstra perlu ditingkatkan di area Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, terutama saat terjadi hujan lebat di wilayah puncak yang dapat memicu banjir lahar di anak-anak sungai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news