Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem. - Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja mendirikan Posko Siaga Darurat sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Tim Kerja Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Jogja, Petrus Singgih Purnomo, mengatakan posko siaga darurat tersebut berlokasi di Jalan Tegalturi, Umbulharjo, Kota Jogja, dan berfungsi sebagai pusat koordinasi serta layanan cepat kebencanaan.
“Posko ini kami siapkan sebagai pusat koordinasi dan pelayanan cepat apabila terjadi bencana di wilayah Kota Jogja,” ujarnya.
Petrus menjelaskan, hingga saat ini Kota Jogja masih berstatus siaga darurat bencana hidrometeorologi. Status tersebut didasarkan pada Surat Edaran serta Surat Keputusan Wali Kota Jogja Nomor 455/2025 tentang Perpanjangan Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Talud Longsor, dan Cuaca Ekstrem.
“Status siaga darurat terus kami perpanjang, bahkan hingga tahun depan. Setiap penetapan status siaga darurat selalu diikuti dengan pembentukan posko siaga darurat,” katanya.
Menurut Petrus, masyarakat dapat segera melaporkan kejadian bencana akibat cuaca ekstrem kepada BPBD Kota Jogja. Setelah laporan diterima, Tim Reaksi Cepat akan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
“Laporan bisa berupa atap rumah roboh akibat hujan berkepanjangan, talud longsor, pohon tumbang, maupun kejadian lain akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
BPBD Kota Jogja juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama libur Nataru, mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi.
“Kami mengajak warga untuk terus siaga di lingkungan masing-masing, rutin membersihkan saluran air, memangkas pohon yang rimbun, serta memantau informasi cuaca dari BMKG,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

9 hours ago
4
















































