Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah DIY sejak sore hingga malam ini telah menyebabkan sejumlah bencana di beberapa lokasi. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga pukul 21.00 WIB, kejadian banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang terjadi di sejumlah titik.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad mengungkapkan cuaca ekstrem ini berdampak pada beberapa wilayah, dengan berbagai tingkat kerusakan dan gangguan. “Kami terus melakukan pendataan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan dan evakuasi korban terdampak,” ujarnya, Jumat (28/3/2025) malam.
Baca Juga: Breaking News: Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Bantul Terendam Banjir
Menurut Noviar, dari laporan sementara sejumlah kejadian terjadi di Kabupaten, Gunungkidul dan Kulon Progo dan tersebar di beberapa kapanewon. Di Kabupaten Bantul dampaknya dirasakan di lima kapanewon, yakni Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan, dan Pajangan.
"Akibatnya, beberapa titik mengalami banjir genangan serta tanah longsor. Saat ini, tim BPBD bersama instansi terkait masih dalam proses pendataan dan pengkondisian wilayah terdampak," jelas dia.
Baca Juga: Tiga Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Jogja-Solo Kembali Kebanjiran
Di Kabupaten Gunungkidul melanda enam kapanewon, yaitu Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin, dan Patuk. Akibatnya, terjadi banjir genangan di beberapa titik serta tanah longsor yang mengakibatkan 14 rumah tergenang air dan satu titik akses jalan terdampak.
Sementara di Kabupaten Kulonprogo menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor di dua kapanewon, yakni Pengasih dan Girimulyo. "Akibatnya, dua warga mengalami luka-luka, serta satu titik mengalami pohon tumbang yang menghambat akses jalan," katanya.
Baca Juga: Embung Meluap, Rumah Warga Imogiri Kebanjiran
BPBD DIY bersama berbagai unsur, termasuk pemerintah kalurahan, TNI, Polri, instansi terkait, komunitas sukarelawan, dan warga masyarakat, telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di lokasi kejadian. Selain asesmen data dampak kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait, juga dilakukan evakuasi bagi korban terdampak.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang berada di wilayah rawan longsor dan banjir. Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem dalam beberapa hari ke depan, kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News