Ilustrasi sakit pada bahu. - JIBI
BOYOLALI–Nyeri bahu bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang berhubungan langsung dengan struktur bahu maupun masalah lain yang menjalar ke area tersebut.
Penyebab nyeri bahu di antaranya cedera atau trauma akibat jatuh atau benturan, perdagangan pada tendon, kerusakan pada otot, pengikisan tulang rawan sendi bahu, atau bisa karena syaraf kejepit di leher yang menjalar ke bahu
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boyolali melakukan penelitian mengenai apa saja langkah pertama untuk mengurangi rasa nyeri pada bahu serta rekomendasi obat yang dapat dikonsumsi oleh penderitanya.
Istirahat atau pembatasan aktivitas
Hindari aktivitas berat atau gerakan yang dapat memperburuk nyeri bahu. Beristirahat selama 48 jam setelah cedera sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan lebih buruk.
Terapi dengan air dingin atau hangat
Tempelkan kompres es pada area yang nyeri selama 15-20 menit, 4 hingga 8 kali sehari. Ini membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit dengan mendinginkan jaringan yang meradang.
Gunakan kompres hangat untuk mengurangi kekakuan setelah beberapa hari.
Jaga posisi bahu saat istirahat
Jaga posisi bahu lebih tinggi dari jantung saat beristirahat untuk mengurangi pembengkakan. Anda bisa menggunakan bantal untuk mendukung posisi ini saat tidur atau berbaring.
Lakukan peregangan ringan
Lakukan gerakan peregangan ringan setelah rasa sakit mulai mereda. Peregangan membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada bahu.
Berikut adalah beberapa opsi obat nyeri bahu:
1. Obat Paracetamol: Jika Anda sedang mengalami nyeri pada bahu, Obat Paracetamol dapat meringankan demam dan nyeri lebih baik.
2. Obat Ibuprofen: Ibuprofen juga sebagai obat pereda nyeri sehari-hari untuk berbagai rasa sakit dan nyeri, termasuk nyeri punggung , nyeri haid , sakit gigi dan gejala pilek.
3. Obat Asam Mefenamat: Asam mefenamat adalah jenis obat yang biasanya dijual bebas di pasaran. Manfaat obat ini adalah untuk meredakan nyeri dan memberi rasa nyaman.
4. Obat Natrium Diklofenak: Natrium Diklofenak adalah obat yang digunakan sebagai pereda nyeri, mengurangi gangguan inflamasi, dismenore, nyeri ringan sampai sedang pasca operasi khususnya ketika pasien mengalami peradangan.
5. Obat Kortikosteroid: Kortikosteroid adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati radang sendi dan kondisi terkait. Obat-obatan ini digunakan secara luas karena efektivitasnya secara keseluruhan dalam mengurangi peradangan.
Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak soal informasi kesehatan yang akurat serta sejumlah program dari IDI Kabupaten Boyolali kunjungi laman resmi https://idikabboyolali.org/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News