Jembatan Kalawi Pauh Masuk Prioritas, Pemko Padang Apresiasi Dukungan Zigo Rolanda untuk Percepatan Infrastruktur Pascabanjir

9 hours ago 4

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis serta sejumlah lokasi yang akan direhabilitasi di Kecamatan Pauh, Rabu (5/8/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari agenda Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027 Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda. Selain melihat langsung lokasi pembangunan Jembatan Kalawi, rombongan juga meninjau rencana rehabilitasi Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, serta kondisi SDN 10 Lambung Bukit yang mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Pauh Yandry, serta sejumlah anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi momentum untuk memastikan berbagai usulan penanganan infrastruktur yang selama ini dinantikan masyarakat dapat segera masuk dalam tahap pelaksanaan. Sejumlah titik yang ditinjau merupakan fasilitas publik yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, mulai dari akses transportasi, sistem irigasi pertanian hingga sarana pendidikan.

Jembatan Kalawi menjadi salah satu proyek yang paling mendapat perhatian karena keberadaannya dinilai sangat strategis. Selain menjadi jalur penghubung masyarakat di kawasan Limau Manis, jembatan tersebut juga merupakan akses utama menuju kawasan Kampus Universitas Andalas yang setiap hari dilalui ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan warga.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi komitmen Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda yang terus memperjuangkan berbagai kebutuhan infrastruktur Kota Padang di tingkat pemerintah pusat.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat, mengingat besarnya kerusakan infrastruktur yang harus segera ditangani demi mengembalikan aktivitas masyarakat secara normal.

“Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pembangunan pascabanjir dapat segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah,” ujar Maigus.

Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Limau Manis yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan daerah dengan menghibahkan sebagian lahannya demi mendukung pembangunan Jembatan Kalawi.

Menurut Maigus, partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat realisasi proyek strategis tersebut karena persoalan pembebasan lahan kerap menjadi salah satu kendala dalam pembangunan infrastruktur.

“Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat sekaligus menuju Kampus Universitas Andalas,” katanya.

Selain pembangunan jembatan, Pemerintah Kota Padang juga mendorong percepatan rehabilitasi sejumlah infrastruktur pendukung lainnya yang terdampak banjir. Irigasi Gunung Nago dan Daerah Irigasi Koto Tuo menjadi bagian dari prioritas karena memiliki fungsi penting dalam menunjang aktivitas pertanian masyarakat di Kecamatan Pauh.

Begitu pula dengan SDN 10 Lambung Bukit yang turut menjadi lokasi peninjauan. Pemerintah berharap proses rehabilitasi dapat segera dilakukan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa terganggu dampak bencana.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan Jembatan Kalawi hingga benar-benar memasuki tahap konstruksi. Menurutnya, proyek tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan harus segera direalisasikan.

Ia menyebut pembangunan Jembatan Kalawi memiliki nilai strategis karena tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas pendidikan di kawasan Limau Manis.

“Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar terealisasi karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus,” ujar Zigo.

Ia menambahkan, proyek pembangunan Jembatan Kalawi diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp25,4 miliar dan telah menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, balai teknis, serta dukungan masyarakat, diharapkan proses rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pauh dapat berjalan lebih cepat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan ketahanan terhadap bencana, serta mendorong pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak banjir.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news