Kecelakaan di Magelang Naik 5 Persen, Curat Dominasi Kriminalitas

2 weeks ago 18

Kecelakaan di Magelang Naik 5 Persen, Curat Dominasi Kriminalitas Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar (dua dari kiri) dalam rilis akhir tahun di Aula Polresta Magelang, Rabu (31/12/2025). - Harian Jogja/Nina Atmasari

Harianjogja.com, MAGELANG—Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Magelang sepanjang 2025 mengalami peningkatan, seiring masih tingginya kasus kriminalitas konvensional, terutama pencurian dengan pemberatan (curat), yang menjadi perhatian utama kepolisian.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar mengungkapkan, berdasarkan data Satuan Lalu Lintas Polresta Magelang, selama 2025 tercatat 966 kejadian kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 918 kejadian.

Peningkatan kecelakaan turut berdampak pada jumlah korban meninggal dunia yang naik dari 137 orang pada 2024 menjadi 140 orang pada 2025. Mayoritas korban berasal dari kelompok usia produktif 22–29 tahun dan didominasi pengguna sepeda motor.

Herbin menjelaskan, faktor penyebab kecelakaan yang paling dominan adalah kelalaian pengendara, khususnya tidak menjaga jarak aman sehingga memicu kecelakaan tabrak belakang. Kondisi jalan lurus di sejumlah ruas juga mendorong pengendara memacu kecepatan.

“Wilayah rawan kecelakaan masih berada di sepanjang Mertoyudan hingga Jalan Raya Magelang–Yogyakarta. Karakter jalan lurus membuat pengendara sering lengah,” ujarnya dalam rilis akhir tahun di Aula Polresta Magelang, Rabu (31/12/2025).

Menariknya, di tengah peningkatan kecelakaan, angka pelanggaran lalu lintas justru menurun signifikan. Sepanjang 2025 tercatat 13.872 pelanggaran, turun dari 21.572 pelanggaran pada 2024.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono menyebutkan pihaknya telah menambah rambu peringatan, lampu flash, serta polisi tidur di sejumlah titik rawan, termasuk di sekitar SPBU Armada.

Namun demikian, Ricky menyoroti data yang cukup mengkhawatirkan, yakni 903 orang yang terlibat kecelakaan tidak memiliki SIM. “Ini menjadi evaluasi serius kami dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas,” ujarnya.

Selain kecelakaan, Polresta Magelang mencatat sebanyak 303 laporan kriminalitas sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, 251 perkara atau sekitar 73 persen berhasil diselesaikan. Angka ini menunjukkan peningkatan penyelesaian perkara dibandingkan 2024.

Kasus curat menjadi tindak pidana paling dominan dengan 59 laporan, disusul penggelapan 38 laporan, penyalahgunaan senjata tajam dan api 37 perkara, serta penipuan 34 laporan. Sementara itu, kasus narkotika mencapai 46 perkara dengan 67 tersangka.

Herbin menegaskan, pola kejahatan curat yang berulang dan menyasar rumah serta kendaraan membuat kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan.

Polresta Magelang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengamanan mandiri, seperti penggunaan kunci ganda pada kendaraan dan rumah, serta lebih waspada terhadap modus penipuan dan investasi bodong yang marak beredar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news