Kualitas Udara Kian Memburuk, Pemko Padang Bagikan 11.000 Masker Gratis

23 hours ago 6

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat merespons memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Sebanyak 11.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah perlindungan terhadap dampak buruk paparan udara tercemar.

Aksi tanggap tersebut dilaksanakan serentak di empat titik strategis Kota Padang, Senin (7/9/2026), yakni di depan Balai Kota Padang kawasan Jalan Bypass, Jalan A. Yani, Jalan Sawahan, serta kawasan Pasar Baru Pauh.

Pembagian masker menyasar masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka, terutama pengguna jalan. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker menjadi salah satu sasaran utama, selain pengendara mobil, pengguna angkutan umum, hingga ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Kondisi kualitas udara menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Padang, angka pencemaran udara tercatat mencapai 214 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut dipengaruhi kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga. Kabut asap yang terbawa angin kemudian berdampak terhadap kualitas udara di Kota Padang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pembagian masker merupakan respons pemerintah terhadap kondisi kualitas udara sekaligus tindak lanjut atas imbauan dan edaran Wali Kota Padang Fadly Amran agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

“Indeks standar pencemaran udara Kota Padang itu senilai 214, itu dikategorikan sangat tidak sehat. Dan itu sesuai dengan edaran Bapak Wali Kota untuk menyikapi cuaca berkabut sekarang yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan oleh provinsi tetangga,” kata Hendri saat memimpin pembagian masker, Senin.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga ASN yang dalam kesehariannya tetap harus menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Kita memberikan masker kepada warga yang ada di Kota Padang, kemudian juga kepada ASN yang ada di Kota Padang,” ujarnya.

Hendri menjelaskan, sebanyak 11.000 masker telah disiapkan untuk dibagikan pada aksi tersebut. Distribusi dilakukan secara langsung di sejumlah ruas jalan yang menjadi titik aktivitas masyarakat, sehingga masker dapat segera diterima warga yang membutuhkan.

“Untuk hari ini kita sediakan lebih kurang 11.000 masker. Lokasinya ada di depan Balai Kota, Jalan A. Yani, Sawahan, dan Pasar Baru Pauh,” katanya.

Tidak hanya menyasar jenis kendaraan tertentu, pembagian masker dilakukan tanpa membedakan pengguna jalan. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas diberikan masker sebagai bentuk perlindungan dari paparan kabut asap.

“Kendaraan roda dua dan roda empat kita berikan tanpa terkecuali. Kalau memang masih membutuhkan, pasti kita berikan lagi kepada warga,” tegas Hendri.

Dalam pelaksanaannya, Hendri turun langsung bersama jajaran BPBD Kota Padang. Aksi tersebut turut didampingi Asisten III Setdako Padang Corri Saidan dan Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Padang Rina Melati.

Sejumlah personel BPBD Kota Padang bersama anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) juga dikerahkan untuk memastikan pembagian masker berlangsung efektif di lapangan.

Selain membagikan masker, Pemko Padang juga terus memantau perkembangan kualitas udara. Langkah tersebut diperlukan mengingat kondisi kabut asap dapat berubah mengikuti arah angin dan kondisi karhutla di wilayah sumber asap.

Pemko Padang memastikan distribusi masker dapat kembali dilakukan apabila kualitas udara masih berada pada kondisi yang mengkhawatirkan dan kabut asap terus menyelimuti Kota Padang.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara belum kembali normal. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diharapkan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan di ruang terbuka, terutama ketika kondisi kabut asap semakin pekat.

Respons cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang dalam mengantisipasi dampak kesehatan akibat pencemaran udara sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan di tengah kondisi kabut asap yang terjadi saat ini.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news