Kuota Haji Kota Padang Tembus 1.000 Jemaah, Wawako Maigus Nasir Dorong Verifikasi Data

23 hours ago 6

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang mulai mempercepat koordinasi persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2027. Langkah tersebut dilakukan menyusul dimulainya tahapan persiapan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang, dengan kuota jemaah asal Kota Padang diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang.

Persiapan itu menjadi perhatian serius karena proses verifikasi data calon jemaah masih menemukan sejumlah kendala, terutama terkait keberadaan dan domisili calon jemaah yang belum diketahui secara pasti. Pemerintah kota pun mengerahkan jajaran kewilayahan hingga tingkat RT dan RW untuk membantu memastikan informasi tersebut sampai kepada masyarakat yang masuk dalam daftar estimasi keberangkatan.

Hal itu mengemuka dalam audiensi Kepala Kantor Kemenhaj Kota Padang Zulfahmi bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Padang, Aie Pacah, Senin (7/9/2026).

Maigus Nasir mengatakan, audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Pemko Padang dengan Kemenhaj dalam menyosialisasikan tahapan persiapan keberangkatan jemaah haji 2027.

“Kehadiran Kepala Kemenhaj Kota Padang beserta jajaran adalah dalam rangka sosialisasi keberangkatan jemaah haji tahun 2027. Berdasarkan mekanisme Kemenhaj, tahapannya sudah dimulai dari sekarang. Untuk Kota Padang sendiri, kuota tahun 2027 tercatat lebih dari 1.000 jemaah,” kata Maigus.

Menurutnya, percepatan sosialisasi penting dilakukan agar calon jemaah yang memiliki peluang berangkat pada 2027 dapat mempersiapkan diri sejak dini. Selain kesiapan administrasi, kepastian data dan alamat calon jemaah menjadi salah satu bagian penting dalam proses persiapan tersebut.

Karena itu, Maigus meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak hanya menunggu informasi disampaikan secara formal, tetapi ikut aktif menjangkau masyarakat.

“Kami mengimbau kepada jajaran camat, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk aktif menginformasikan kepada warga. Khususnya bagi masyarakat yang mendaftar haji pada tahun 2013, besar peluangnya untuk berangkat di tahun 2027. Diharapkan mereka yang masuk kriteria tersebut bisa segera berkoordinasi dengan Kantor Kemenhaj Kota Padang,” ujarnya.

Ia menekankan, peran aparat kewilayahan dibutuhkan untuk membantu menemukan calon jemaah yang dalam proses verifikasi datanya belum diketahui alamat atau domisili terkininya. Informasi dari lingkungan tempat tinggal dinilai dapat membantu mempercepat proses pendataan dan memastikan tidak ada calon jemaah yang kehilangan kesempatan memperoleh informasi penting terkait keberangkatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenhaj Kota Padang juga mengimbau calon jemaah yang masuk dalam daftar estimasi untuk tidak menunda proses verifikasi. Calon jemaah diminta datang langsung ke Kantor Kemenhaj Kota Padang dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Padang Zulfahmi menyebut, salah satu kelompok yang perlu segera melakukan verifikasi adalah calon jemaah hingga nomor porsi tertentu yang telah masuk dalam pendataan.

“Bagi calon jemaah haji Kota Padang sampai dengan nomor porsi 03000-95400, kami harapkan segera mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang untuk proses verifikasi. Tolong bawa dokumen persyaratan berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta bukti setoran awal pendaftaran,” kata Zulfahmi.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian data calon jemaah, baik identitas maupun informasi administrasi lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan lebih awal sebelum tahapan keberangkatan haji 2027 memasuki proses berikutnya.

Bagi calon jemaah yang telah berpindah tempat tinggal, informasi mengenai domisili terbaru juga menjadi penting agar proses komunikasi dan penyampaian informasi dari Kemenhaj dapat berjalan dengan baik.

Pemko Padang dan Kemenhaj Kota Padang selanjutnya mendorong seluruh jajaran aparatur pemerintahan di tingkat kewilayahan untuk ikut menyebarluaskan informasi tersebut. Sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi masyarakat, termasuk media sosial dan kanal informasi resmi pemerintah daerah.

Upaya memperluas penyebaran informasi ini diharapkan dapat menjangkau calon jemaah yang selama ini belum mengetahui bahwa proses persiapan keberangkatan haji 2027 telah dimulai.

Dengan kuota Kota Padang yang mencapai lebih dari 1.000 jemaah, Pemko Padang memandang koordinasi sejak dini sebagai langkah penting untuk memastikan seluruh calon jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan dapat terdata dengan baik dan memperoleh informasi secara tepat.

Masyarakat, khususnya mereka yang mendaftar haji pada 2013 dan memenuhi kriteria berdasarkan nomor porsi, diminta proaktif mengecek serta memastikan status datanya. Verifikasi lebih awal diharapkan dapat meminimalkan persoalan administrasi sekaligus memberikan kepastian bagi calon jemaah dalam mempersiapkan diri menuju pelaksanaan ibadah haji 2027.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news