Maigus Nasir Ajak Santri Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Karakter Lewat Smart Surau

8 hours ago 2

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Semangat mencintai Rasulullah SAW menggema di Masjid As Sa’adah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (2/8/2026), saat ratusan santri dan santriwati mengikuti Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kecamatan Padang Timur itu menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda sejak usia dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan dihadiri Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Ketua TPQ/TQA Kota Padang Darnalis, para ustadz dan ustadzah, serta 218 santri dan santriwati yang berasal dari 63 TPQ/TQA se-Kecamatan Padang Timur.

Suasana Masjid As Sa’adah tampak semarak sejak pagi. Para peserta hadir mengenakan busana muslim terbaik mereka dengan penuh antusias. Sorak semangat dan dukungan dari para guru serta orang tua turut mewarnai jalannya kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental, spiritual, dan kepercayaan diri bagi anak-anak.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para pembina TPQ/TQA, serta para orang tua yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan agama bagi anak-anak. Menurutnya, penyelenggaraan Semarak Maulid Nabi merupakan langkah positif dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh santri dan santriwati yang berani tampil mewakili TPQ/TQA masing-masing dalam berbagai perlombaan. Keberanian tampil di hadapan publik, katanya, merupakan bagian penting dalam membangun karakter anak sejak dini.

“Keberanian ustadz dan ustadzah cilik ini tampil di hadapan masyarakat merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini. Semoga nanti anak-anak semua menjadi penghuni surga dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” ujar Maigus Nasir disambut tepuk tangan para peserta.

Berbagai cabang perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mulai dari lomba Tilawah TPQ dan TQA, Tartil Al-Qur’an, Adzan, Dai Cilik, Tahfiz Al-Qur’an hingga Fahmil Qur’an. Seluruh perlombaan tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah bakat yang selama ini dibina di TPQ dan TQA masing-masing.

Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-TPQ/TQA di Kecamatan Padang Timur. Para peserta saling bertukar pengalaman, memperluas pergaulan, dan belajar membangun sportivitas dalam suasana penuh ukhuwah Islamiyah.

Maigus menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak seluruh santri untuk menjadikan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup. Nilai shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas) harus mulai ditanamkan sejak usia dini agar lahir generasi yang berkarakter kuat, memiliki integritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Menurut Maigus, tantangan perkembangan zaman saat ini menuntut adanya penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai agama. Oleh karena itu, keluarga dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian anak.

Ia pun mengimbau para orang tua agar terus memberikan perhatian terhadap pendidikan agama anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, ilmu agama merupakan fondasi utama dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Pembinaan karakter melalui pendidikan agama harus kita perkuat sejak dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan moral. Ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Padang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maigus juga menciptakan suasana yang lebih interaktif dengan mengajak para santri berdialog. Ia melontarkan sejumlah pertanyaan mengenai sejarah dan kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW yang dijawab dengan antusias oleh para peserta.

Interaksi tersebut disambut meriah. Banyak santri yang mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan, menunjukkan pemahaman mereka terhadap perjalanan hidup Rasulullah SAW. Suasana penuh semangat itu menjadi bukti bahwa pembelajaran agama dapat berlangsung secara menyenangkan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Nabi Muhammad SAW.

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kecamatan Padang Timur pun menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pendidikan keagamaan, membangun karakter generasi muda, serta mendukung terwujudnya visi Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan Smart Surau yang menempatkan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan akhlak, ilmu pengetahuan, dan pembentukan generasi Qurani.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news