Adegan-adegan di film 1 Kakak 7 Ponakan. - Ist - IMDb
Harianjogja.com, JOGJA—Memasuki cerita orang lain, salah satunya melalui menonton film, bisa menjadi alternatif rekreasi. Saat ini, sedang tayang film terbaru dari sutradara dan penulis naskah, Yandy Laurens, berjudul 1 Kakak 7 Ponakan.
Film panjang ini merupakan adaptasi sinetron berjudul sama yang tayang pada tahun 1990-an karya Arswendo Atmowiloto. Film 1 Kakak 7 Ponakan menjadi karya kedua dari Arswendo yang Yandy adaptasi dari sinetron menjadi film panjang. Film berdurasi 131 menit ini sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia sejak 23 Januari 2025.
BACA JUGA : Libur Tahun Baru Imlek, Ini Rekomendasi Film yang Cocok dengan Suasana
Bercerita tentang Moko (Chicco Kurniawan), film 1 Kakak 7 Ponakan mengikuti mahasiswa arsitektur yang harus menjadi tulang punggung untuk keluarganya, terutama para keponakan. Dia harus menanggalkan mimpinya menjadi arsitek, saat kedua orang tuanya meninggal. Moko, anak muda yang sedang berjuang untuk dirinya sendiri, kini juga harus berjuang untuk keluarganya.
Dalam proses penulisan, Yandy menonton sekitar 60 episode 1 Kakak 7 Ponakan yang masih bisa diakses. Selama proses kreatif, dia berusaha untuk tidak mengkerdilkan cerita yang sudah ada. Cerita adaptasi tidak selalu harus menerjemahkan karya yang sudah ada secara harfiah.
“Harusnya diinterpretasi. Saya percaya, kalau kita mengadopsi IP [Intellectual Property] orang, itu kaya adopsi anak. Jadi selain diadopsi secara fisik dari panti asuhan ke tempat kita, mental harus [menganggap dia] seperti anak kandung kita,” kata Yandy, beberapa waktu lalu. “Waktu anak sudah tumbuh dewasa, kita sampai lupa kalau anak ini adopsi.”
Meski cerita dalam sinetron sudah ada di tahun 1990-an, namun masyarakat kemungkinan bisa tetap merasa familiar dengan konflik di dalamnya. Kisah Moko sebagai karakter utama, dalam konteks hari ini biasa disebut dengan istilah sandwich generation. Film ini akan mengambil sudut pandang penyebab sandwich generation yang jarang dibicarakan.
BACA JUGA : Ngobrol Bareng Sutradara Yandy Laurens: Adaptasi Film Sama Seperti Adopsi Anak
Yandy memandang para pakar saat berbicara solusi dari sandwich generation, banyak berkutat tentang edukasi finansial dan memperbesar pendapatan. “Pertanyaannya, kalau emang itu solusinya, kenapa ini terjadi di semua lapisan masyarakat? Dengan pendapatan yang bervariasi?. Edukasi finansial dan memperbesar pendapatan tidak salah, tapi ada sesuatu yang terjadi setelah sandwich generation, nah film ini ngomongin tentang itu,” kata Yandy, yang juga sutradara film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2023).
Di samping Chicco Kurniawan, pemain lain yang bergabung seperti Amanda Rawles, Fatih Unru, Freya JKT48, Kawai Labiba, Ahmad Nadif, Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, dan Maudy Koesnaedi. Produksi film 1 Kakak 7 Ponakan berada dalam naungan Mandela Pictures, Cerita Films, Legacy Pictures, Visual Media Studio, Bobby Mulani, Masih Belajar Pictures, Infia, Volix Pictures, StickEarn, dan Rhaya Flicks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News