Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu

9 hours ago 5

Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu

Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, BOYOLALI—Seorang pendaki asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengalami kondisi kesehatan yang memburuk saat mendaki Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Sabtu (18/7/2026). Korban sempat mengeluhkan tubuhnya tidak enak saat tiba di Pos Bayangan 1 sehingga memutuskan membatalkan pendakian dan kembali ke basecamp, namun kemudian tak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan.

Korban diketahui bernama Aditya Rahmat Eko P, 38. Informasi tersebut disampaikan Kapolsek Selo, AKP Kiryanta, yang menjelaskan korban berangkat mendaki bersama tiga rekannya pada sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Kiryanta, rombongan memulai perjalanan melalui jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo. Namun, setibanya di Pos Bayangan 1, Aditya mengaku merasa tidak enak badan sehingga memilih menghentikan pendakian.

“Korban mendaki bersama tiga temannya. Sesampai di Pos Bayangan 1 Pendakian Gunung Merbabu, korban merasa tidak enak badan. Kemudian tidak jadi melanjutkan pendakian dan turun kembali ke basecamp milik Bapak Parman Purwanto,” kata dia kepada wartawan, Sabtu.

Korban Tak Sadarkan Diri di Basecamp

Setelah memutuskan turun dari jalur pendakian, korban tiba di basecamp milik warga sekitar pukul 11.30 WIB. Saat berada di teras basecamp, Aditya tiba-tiba terjatuh ke depan.

Melihat kejadian tersebut, rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar. Mereka berupaya memberikan pertolongan pertama dengan membalik posisi tubuh korban dan memberikan bantal. Namun, saat itu korban sudah tidak sadarkan diri sehingga warga segera menghubungi petugas kesehatan dari Puskesmas Selo.

“Sesampainya pihak Puskesmas Selo tiba di TKP dan mengecek kondisi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata dia.

Diduga Meninggal Akibat Serangan Jantung

Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tenaga medis dari Puskesmas Selo tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Menurut keterangan dokter jaga Puskesmas Selo, korban mengalami serangan jantung. Sebelumnya korban menderita penyakit hipertensi kronis,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung yang berkaitan dengan riwayat hipertensi kronis yang dideritanya.

Polisi Ingatkan Pendaki Perhatikan Kondisi Kesehatan

AKP Kiryanta mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas fisik, termasuk mendaki Gunung Merbabu, agar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum memulai perjalanan.

Ia menekankan pentingnya memperhatikan kesiapan fisik serta riwayat kesehatan agar risiko kejadian serupa dapat diminimalkan saat melakukan pendakian.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah Aditya diberangkatkan menuju rumah duka pada pukul 18.39 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Espos

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news