Persija Cari Stadion Baru Lawan Java United, SUGBK Disterilkan

8 hours ago 7

Persija Cari Stadion Baru Lawan Java United, SUGBK Disterilkan

Persija Jakarta saat bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) beberapa waktu lalu/Instagram: Persija

Harianjogja.com, JOGJA—Persija Jakarta belum memiliki kepastian stadion untuk menjamu Java United pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27, Sabtu (19/9/2026). Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang tercantum dalam jadwal kompetisi harus disterilkan setelah laga Persija kontra Persib Bandung.

Keputusan tersebut berkaitan dengan persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. SUGBK menjadi salah satu venue Division 1 turnamen tersebut sehingga kondisi rumput harus mendapat waktu pemulihan sebelum digunakan untuk pertandingan internasional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan SUGBK membutuhkan masa pemulihan setelah digunakan Persija dan Persib. Menurut dia, lapangan harus dijaga agar kondisinya tetap maksimal saat memasuki agenda FIFA ASEAN Cup.

“Alhamdulillah GBK waktu kita kunjungi siap. Nanti setelah pertandingan Persija-Persib tidak boleh dipakai lagi untuk 10 hari kalau tidak salah, supaya rumputnya bisa recover dan kondisi GBK bagus,” kata Erick dfkutip dari Antara. 

Laga Persija melawan Java United sendiri tetap tercantum dalam jadwal resmi I.League dengan SUGBK sebagai lokasi pertandingan. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB. Namun, hingga Senin (14/9/2026), Persija belum mengumumkan stadion yang akan digunakan sebagai kandang pengganti.

Persija Kembali Dihadapkan Persoalan Stadion

Bagi Persija, situasi tersebut bukan persoalan baru. Macan Kemayoran beberapa kali harus memindahkan pertandingan kandang ke stadion lain ketika tidak dapat menggunakan markas yang direncanakan.

Dalam beberapa kesempatan, Persija pernah memainkan pertandingan kandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Stadion Manahan, Solo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, hingga Stadion Segiri, Samarinda.

Kini, klub ibu kota kembali harus menyiapkan opsi venue untuk pertandingan melawan Java United. Kepastian stadion menjadi penting karena laga tersebut sudah semakin dekat, sementara jadwal kompetisi tetap menempatkan Persija sebagai tuan rumah.

Di sisi lain, kebutuhan Persija untuk mencari kandang alternatif bertepatan dengan agenda besar sepak bola internasional yang akan berlangsung di Indonesia. SUGBK tidak hanya menjadi stadion kandang Persija, tetapi juga dipersiapkan sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

SUGBK Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen yang digelar di Indonesia dan Hong Kong, China. Secara keseluruhan, turnamen berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, sedangkan Division 1 di Indonesia dijadwalkan berlangsung 25 September hingga 5 Oktober.

Untuk Division 1, Indonesia menyiapkan dua stadion, yakni SUGBK di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Dua stadion tersebut akan menjadi lokasi pertandingan delapan peserta yang dibagi ke dalam dua grup.

Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Pertandingan Grup A akan dimainkan di SUGBK, sedangkan Grup B yang dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat.

Kebutuhan terhadap SUGBK juga tidak berhenti pada pertandingan. Sejumlah fasilitas latihan disiapkan untuk menunjang aktivitas tim peserta selama turnamen berlangsung.

Sejumlah Lapangan Latihan Juga Disiapkan

Untuk tim-tim peserta Grup A yang bermarkas di Jakarta, Lapangan A-B GBK, Stadion Madya, dan Stadion PTIK dipersiapkan sebagai fasilitas latihan. Sementara itu, peserta Grup B akan menggunakan fasilitas latihan di Bandung.

Lapangan yang disiapkan untuk peserta Grup B antara lain Stadion Arcamanik, Stadion Sidolig, dan Lapangan ITB. Persiapan tersebut menjadi bagian dari kebutuhan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

Karena itu, masa jeda penggunaan SUGBK setelah laga Persija versus Persib menjadi bagian dari persiapan stadion menuju turnamen. Erick menyebut rumput membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi yang optimal sebelum digunakan dalam agenda berikutnya.

Persija Harus Segera Tentukan Kandang

Dengan SUGBK tidak dapat digunakan, perhatian berikutnya tertuju pada stadion yang akan dipilih Persija untuk menghadapi Java United. Hingga Senin (14/9/2026), belum ada pengumuman resmi mengenai venue pengganti tersebut.

Kondisi ini membuat jadwal resmi I.League dan kondisi aktual Persija untuk sementara belum sejalan. Laman kompetisi masih menempatkan SUGBK sebagai lokasi pertandingan pada Sabtu (19/9/2026), sementara keputusan sterilisasi stadion membuat laga tersebut harus dipindahkan.

Bagi suporter Persija, kepastian venue juga akan menentukan lokasi pertandingan yang harus mereka datangi untuk menyaksikan laga pekan ketiga. Persija pun kembali dihadapkan pada situasi harus mencari stadion alternatif setelah sebelumnya beberapa kali menjalani laga kandang di luar Jakarta.

Sementara itu, agenda FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendekat. SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat disiapkan sebagai venue Division 1, sedangkan berbagai lapangan latihan juga dipersiapkan untuk memastikan kebutuhan peserta turnamen di Jakarta dan Bandung terpenuhi.

Kondisi tersebut membuat pemulihan rumput SUGBK menjadi prioritas setelah pertandingan Persija kontra Persib. Persija kini tinggal menunggu sekaligus menentukan stadion alternatif untuk menjamu Java United pada Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news