PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus memastikan pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau berjalan sesuai tujuan. Melalui kegiatan monitoring yang dipadukan dengan sosialisasi Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter Qurani sekaligus mengajak masyarakat menyukseskan perayaan HJK yang akan digelar pada 6-10 Agustus 2026.
Monitoring tersebut dilaksanakan di Masjid Darussakinah, Komplek Perumahan Filano, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Jumat (31/7/2026). Kegiatan dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Pengurus Masjid Darussakinah Syamsudirman, serta Kepala MDT Darussakinah Yuli Ennefi.
Dalam kesempatan itu, Fadly Amran meninjau secara langsung pelaksanaan kurikulum MDTW/TQA berbasis 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfidz) yang mulai diterapkan sejak 16 Juli 2026. Program tersebut diikuti seluruh pelajar SMP dan MTs beragama Islam di Kota Padang sebagai bagian dari implementasi Program Smart Surau yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang.
Tak hanya di Masjid Darussakinah, monitoring Program Smart Surau dan sosialisasi HJK Padang ke-357 juga dilakukan secara serentak di sekitar 1.100 masjid dan musala se-Kota Padang. Kegiatan tersebut melibatkan para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang yang diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal sekaligus memperkuat komunikasi pemerintah dengan warga.
Di hadapan jamaah, Fadly Amran menegaskan bahwa Program 3T bukan sekadar mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui pemahaman makna dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus masjid dan musala, guru MDTW maupun TQA, orang tua, hingga tokoh masyarakat.
“Program ini kita laksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis hingga Sabtu, mulai setelah Salat Magrib hingga Isya. Proses pembelajarannya dirancang dua arah sehingga anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi juga aktif berdiskusi dan memahami materi yang disampaikan,” ujar Fadly.
Ia menilai metode pembelajaran yang interaktif menjadi salah satu kekuatan Program 3T karena mampu mendorong peserta didik memahami kandungan Al-Qur’an secara lebih mendalam, bukan hanya menghafal atau membaca semata.
Fadly juga mengajak seluruh jamaah Masjid Darussakinah untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan menentukan keberhasilan Smart Surau dalam mencetak generasi Qurani yang memiliki akhlak mulia sekaligus menjadi pondasi pembangunan Kota Padang di masa depan.
Selain memantau pelaksanaan Program Smart Surau, Fadly Amran turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6-10 Agustus 2026. Tahun ini, HJK mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, sebagai bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Padang mewujudkan daerah itu menjadi Kota Gastronomi Dunia dalam jejaring UNESCO.
Ia menjelaskan, tema tersebut bukan sekadar slogan perayaan, melainkan menggambarkan komitmen pemerintah dalam memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, sejarah, dan destinasi wisata Kota Padang kepada masyarakat nasional maupun internasional.
“Rangkaian kegiatan HJK akan dipusatkan di kawasan Kota Tua, Pantai Cimpago, Palinggam Sungai Batang Arau, Teluk Bayur, dan Youth Center. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan. Informasi lengkap dapat diakses melalui media sosial resmi dan kanal resmi Pemerintah Kota Padang,” kata Fadly.
Sementara itu, Kepala MDT Darussakinah Yuli Ennefi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Smart Surau yang dinilai membawa dampak nyata terhadap aktivitas keagamaan di lingkungan masjid. Saat ini, MDTW Masjid Darussakinah memiliki 70 peserta didik yang dibimbing oleh tiga orang guru yang telah melalui proses seleksi Pemerintah Kota Padang.
Menurut Yuli, kehadiran Program 3T telah memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk lebih aktif mendatangi masjid serta mempererat hubungan mereka dengan Al-Qur’an.
“Kami sangat bangga dengan adanya program ini karena mampu membangkitkan kemakmuran masjid. Gerakan yang digagas Bapak Wali Kota ini mendorong anak-anak semakin rajin ke masjid dan musala, dan akan menjadi generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Pelaksanaan monitoring yang dilakukan secara serentak di ribuan masjid dan musala tersebut menjadi gambaran keseriusan Pemerintah Kota Padang dalam memastikan setiap program unggulan berjalan sesuai target. Di sisi lain, sosialisasi HJK ke-357 yang dilakukan bersamaan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga perayaan hari jadi kota tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota religius, berbudaya, dan berkelas dunia melalui cita-cita menjadi Kota Gastronomi UNESCO.

17 hours ago
9


















































