Rempah Alami Ini Dapat Bantu Turunkan Kolesterol

6 hours ago 4

Jumali

Jumali Minggu, 31 Mei 2026 23:37 WIB


Harianjogja.com, JOGJA – Kolesterol tinggi masih menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit degeneratif, terutama gangguan jantung, stroke, hingga masalah metabolik lainnya. Kondisi ini terjadi ketika kadar lemak dalam darah, khususnya low density lipoprotein (LDL), meningkat dan memicu penumpukan plak pada pembuluh darah.

Faktor gaya hidup seperti pola makan tinggi lemak jenuh, kurang aktivitas fisik, hingga kebiasaan merokok dapat memperburuk kondisi tersebut. Selain pengobatan medis, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat alternatif pendukung alami yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

Sejumlah rempah dan bahan herbal diketahui memiliki senyawa aktif yang berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah. Bawang putih misalnya, mengandung allicin yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga membantu menurunkan LDL. Sementara itu, kunyit dengan kandungan kurkumin juga dikenal mampu menekan peradangan serta membantu menstabilkan kadar lemak darah.

Jahe menjadi bahan lain yang cukup banyak diteliti karena kandungan gingerol di dalamnya. Senyawa ini dapat membantu menurunkan trigliserida serta kolesterol jahat bila dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kayu manis yang kaya polifenol juga berperan dalam membantu metabolisme lemak.

Tidak hanya itu, rosemary dan daun mint turut disebut memiliki efek positif terhadap profil lipid tubuh. Bahkan, dalam tinjauan ilmiah yang dipublikasikan melalui Medical News Today disebutkan beberapa uji klinis menunjukkan konsumsi jahe dan rosemary dalam dosis tertentu berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol total, meski masih diperlukan penelitian lanjutan dengan skala lebih besar.

Selain itu, ada rempah-rempah, cuka apel juga kerap digunakan sebagai pendukung gaya hidup sehat karena kandungan asam asetatnya yang dipercaya dapat membantu mengurangi penumpukan lemak dalam darah.

Namun demikian, para ahli menegaskan bahwa konsumsi rempah-rempah tidak dapat menggantikan terapi medis. Efektivitasnya akan lebih optimal bila diiringi dengan pola hidup sehat seperti olahraga rutin, diet seimbang, mengurangi makanan olahan, serta berhenti merokok.

Tidak hanya itu, konsultasi dengan tenaga medis tetap disarankan sebelum mengonsumsi suplemen herbal secara rutin, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau penyakit penyerta lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news