BGN Perbaiki Tata Kelola MBG 2026, Dapur Tak Standar Langsung Ditutup

7 hours ago 4

BGN Perbaiki Tata Kelola MBG 2026, Dapur Tak Standar Langsung Ditutup

Nanik S. Deyang. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas makanan yang diterima masyarakat.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan optimalisasi anggaran menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis 2026. Meski alokasi anggaran saat ini tercatat sekitar Rp268 triliun, pemerintah masih berupaya mencari ruang efisiensi yang memungkinkan program berjalan lebih efektif.

"Kami concern hal pertama adalah untuk efisiensi, sehingga meski kini sudah tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, tetapi tidak menurunkan kualitas," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut Nanik, efisiensi anggaran MBG dilakukan melalui sejumlah strategi yang mencakup penataan penerima manfaat hingga evaluasi operasional dapur penyedia makanan bergizi. Langkah tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal.

Tiga Fokus Perbaikan Program MBG

BGN menetapkan tiga prioritas utama dalam perbaikan Program Makan Bergizi Gratis 2026. Langkah pertama adalah melakukan refocusing atau penataan ulang kelompok penerima manfaat agar bantuan lebih tepat sasaran.

"Dua, moratorium dapur titik-titik baru, dan ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan sumber daya manusia di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG]," ujar dia.

Selain membatasi pembukaan dapur baru melalui kebijakan moratorium, BGN juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas dapur yang sudah beroperasi. Upaya tersebut mencakup perbaikan fasilitas, penguatan standar pelayanan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Nanik menegaskan seluruh dapur MBG wajib memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian standar, BGN akan mengambil tindakan tegas.

Menurutnya, dapur yang tidak memenuhi ketentuan akan dikenai penghentian sementara operasional atau suspend sampai seluruh persyaratan dapat dipenuhi kembali.

Prabowo Tekankan Kepentingan Rakyat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara bertanggung jawab oleh seluruh pihak yang terlibat.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Konsolidasi Nasional Program MBG yang diselenggarakan BGN di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema "500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session".

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada integritas dan kinerja seluruh pelaksana di lapangan. Ia mengingatkan agar kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.

"(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," ucap dia.

Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis 2026 yang kini difokuskan pada efisiensi anggaran, peningkatan kualitas layanan, serta pembenahan operasional dapur agar manfaat program dapat diterima masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news