BPBD Catat 53 Warga Mengungsi Akibat Genangan 30 Cm di Katimbang

2 weeks ago 13
BPBD Catat 53 Warga Mengungsi Akibat Genangan 30 Cm di Katimbang Kondisi Banjir di Katimbang (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menegaskan pihaknya bergerak cepat merespons genangan air yang melanda wilayah Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, hingga menyebabkan 53 warga mengungsi.

“Kami melakukan pemantauan langsung di titik rawan sejak malam hari. Prinsip kami jelas, masyarakat tidak menunggu lama. Begitu ada potensi membahayakan, kami hadir untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan, dan memastikan kondisi tetap terkendali,” tegas Fadli melalui pesan tertulis pada Minggu (11/01) dini hari.

Pemantauan intensif dilakukan sejak pukul 22.42 WITA Sabtu (10/01) hingga Minggu (11/01) dini hari, oleh personel BPBD Kota Makassar. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di kawasan tersebut berkisar 10 hingga 30 sentimeter. Meski terjadi genangan, akses jalan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kondisi cuaca dilaporkan cerah dan situasi secara umum aman serta terkendali”, ujarnya.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Personel Regu 1 Posko Mulia Tamalanrea yang sejak awal telah bersiaga memonitor perkembangan situasi. Namun, luapan air di wilayah Kodam III membuat sebagian warga memilih mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.

Hingga pukul 23.13 WITA, BPBD mencatat 14 Kepala Keluarga (KK) dengan total 53 jiwa mengungsi sementara di Kantor Kelurahan Katimbang. Rincian pengungsi meliputi 19 laki-laki dewasa, 18 perempuan dewasa, 4 anak laki-laki, 4 anak perempuan, 5 balita laki-laki, dan 3 balita perempuan. Dalam data sementara tersebut tidak terdapat bayi, lansia, ibu hamil, maupun penyandang disabilitas.

Fadli juga menambahkan, BPBD Kota Makassar terus bersiaga 24 jam dan memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi di lapangan.

“Kami tetap siaga dan siap mengambil langkah lanjutan jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi yang berpotensi membahayakan warga,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Biringkanaya Juliaman mengatakan pihak kecamatan bersama kelurahan dan unsur kewilayahan bergerak cepat menyiapkan lokasi pengungsian.

“Kantor Lurah Katimbang kami siapkan sebagai tempat pengungsian sementara yang aman. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan KSB agar warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak dan situasi tetap kondusif,” katanya.

Koordinator Data Pengungsian dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Katimbang, Andi Mulyadi, menyebut pendataan dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami bersama BPBD dan aparat setempat melakukan pendataan langsung di lokasi pengungsian. Data ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui agar penanganan tepat sasaran,” jelasnya.

BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas.

“Juga tentu saja masyarakat untuk segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya,” tukasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news