Cuaca buruk dan gelombang tinggi menghambat pencarian dua pemancing yang hilang di Pantai Wediombo, Gunungkidul. - Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang menghambat pencarian dua pemancing yang hilang di Tebing Grendan, Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Girisubo.
Pencarian dilakukan oleh tiga tim dengan metode penyisiran darat, laut, dan udara, namun hingga hari kedua belum menemukan hasil.
Peristiwa hilangnya korban diketahui setelah alat pancing dan barang bawaan ditemukan tanpa pemilik pada Sabtu pagi, yang kemudian dilaporkan ke petugas untuk ditindaklanjuti.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, keberadaan dua pemancing yang hilang pada Sabtu (10/1/2026) belum membuahkan hasil. Upaya pencarian sudah dilakukan dengan membentuk tiga tim evakuasi.
Tim pertama melakukan pencarian lewat jalur darat, tim kedua lewat jalur laut. Sedangkan ketiga dengan menggunakan drone melalui jalur udara tapi keberadaan kedua korban belum diketemukan.
"Upaya pencarian lewat jalur laut sudah diperluas hingga radius empat kilometer, tapi hasilnya masih nihil," kata Sunu kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Menurut dia, upaya pencarian terkendala karena cuaca buruk, turun hujan dengan angin kencang. Selain itu, gelombang dinlaut juga terjadi kenaikan.
"Rencananya pencarian akan dilanjutkan mulai Senin [12/1/2026] pagi," katanya.
Peristiwa hilangnya dua pemancing diketahui saat pemancing lain, Yohanes asal Kalurahan Giripanggung, Tepus menemukan dua alat pancing tergeletak dan sejumlah makanan ringan di Tebing Grendan, Sabtu sekitar pukul 06.30 WIB. Temuan ini langsung dilaporkan ke petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng.
Berdasarkan laporan ini, maka proses pencarian pun dilakukan. Upaya mencari tidak hanya dilakukan tim SAR, petugas polsek maupun koramil di Girisubo, tapi juga komunitas pemancing.
Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, korban hilang pertama bernama Wasgito,39, asal Kalurahan Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Adapun korban kedua merupakan teman Wasgito yang belum diketahui indentitasnya.
Sunu menjelaskan, hilangnya pemancing di Tebing Grendan di kawasan Pantai Wediombo bermula saat Wasgito janjian mancing bareng dengan Bagas,22, asal Kalurahan Condongcatur, Sleman. Keduanya datang ke lokasi mancing pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
“Disaat keduanya mancing, datang korban kedua yang merupakan teman dari Wasgito untuk ikut memancing,” katanya, Sabtu siang.
Karena hujan tanpa henti, sekiranya pukul 20.00 WIB, Bagas memutuskan pulang lebih dahulu karena basah kuyub dan kedinginan. Ia sempat menghubungi korban Wasgito untuk pamitan pulang melalui WA, tapi hanya centang satu didalam pesan pemberitahuan.
“Barulah keesokan harinya [Sabtu pagi] Bagas mengetahui kalau temannya hilang saat memancing lewat WA grup komunitas mancing,” katanya.
Kapolsek Girisubo, AKP Agus Supriyanta mengatakan, sudah ada upaya menemukan korban, tapi belum membuahkan hasil. Selain mengamankan alat pancing, tim juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik korban.
Ia mengimbau kepada para pemancing maupun pengunjung wisata untuk berhati-hati. Terlebih lagi dalam beberapa hari terakhir cuaca kurang mendukung karena sering turun hujan.
"Kehati-hatian sebagai upaya untuk mengurangi risiko dari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. Petugas memastikan pencarian akan dilanjutkan dengan memperhatikan faktor keselamatan, seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi membahayakan di kawasan pantai selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

6 hours ago
4
















































