Harianjogja.com, JOGJA— Ponsel flagship yang dulu dijual belasan juta rupiah kini bisa ditemukan dengan harga jauh lebih rendah di pasar HP bekas Indonesia. Beberapa model bahkan sudah berada di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp5 jutaan, sehingga konsumen dengan anggaran terbatas tetap berpeluang mendapatkan perangkat kelas premium.
Penurunan harga tersebut tidak serta-merta membuat kemampuan perangkat hilang. Sejumlah flagship lawas masih menawarkan layar berkualitas, kamera mumpuni, chipset bertenaga, serta material premium yang belum tentu mudah ditemukan pada HP baru dengan harga serupa.
Namun, harga murah bukan berarti pembeli bisa mengabaikan usia perangkat. Kondisi baterai, layar, komponen pengganti, kelengkapan, riwayat perbaikan, hingga dukungan perangkat lunak perlu diperiksa sebelum transaksi.
Berikut sejumlah HP flagship lawas yang dapat menjadi pilihan di pasar sekunder Indonesia dengan kisaran harga Rp5 jutaan atau di bawahnya. Harga dapat berubah sesuai kapasitas, kondisi unit, lokasi penjual, dan kelengkapan perangkat.
1. Samsung Galaxy S21 Ultra
Samsung Galaxy S21 Ultra menjadi salah satu contoh flagship lama yang mengalami penurunan harga cukup besar. Ketika dipasarkan di Indonesia, varian 128GB dibanderol Rp18.999.000. Kini, sejumlah unit bekas di pasar sekunder dapat ditemukan sekitar Rp4 jutaan.
Pantauan listing pasar sekunder pada 2026 menunjukkan Galaxy S21 Ultra 128GB hingga 512GB ditawarkan pada rentang harga yang cukup lebar. Beberapa unit berada di kisaran Rp3,5 juta–Rp5 juta, meski terdapat pula penawaran yang lebih tinggi. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kondisi unit dan kapasitas penyimpanan sangat memengaruhi harga.
Daya tarik Galaxy S21 Ultra masih terletak pada layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,8 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Samsung juga membekalinya dengan sistem kamera kelas flagship dan baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Dengan karakter tersebut, Galaxy S21 Ultra masih menarik bagi konsumen yang lebih mementingkan kualitas layar, kamera, dan pengalaman perangkat premium dibandingkan sekadar mengejar model terbaru.
2. Samsung Galaxy Note20 Ultra
Galaxy Note20 Ultra menawarkan daya tarik yang sedikit berbeda. Selain layar besar dan desain premium, perangkat ini memiliki S Pen yang menjadi ciri khas lini Galaxy Note.
Saat dipasarkan di Indonesia, Galaxy Note20 Ultra 5G dibanderol Rp16.999.000 untuk varian 256GB dan Rp18.999.000 untuk 512GB. Samsung sendiri mencatat harga tersebut dalam spesifikasi resmi perangkat.
Di pasar sekunder 2026, sejumlah unit 256GB sudah bisa ditemukan sekitar Rp4 jutaan. Beberapa listing bahkan berada di bawah angka tersebut, sementara unit dengan kondisi atau kelengkapan tertentu ditawarkan lebih tinggi.
S Pen membuat Note20 Ultra tetap relevan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk mencatat, menggambar, atau menunjang aktivitas produktivitas. Namun, karena usia perangkat sudah cukup lama, kondisi layar, baterai, kamera, port USB-C, dan fungsi S Pen perlu diperiksa secara langsung sebelum membeli.
3. Xiaomi Mi 11 Ultra
Xiaomi Mi 11 Ultra juga masuk dalam daftar flagship lama yang mengalami depresiasi besar. Xiaomi pernah mencantumkan harga Rp16.999.000 untuk perangkat tersebut di Indonesia.
Kini, harga unit bekasnya sangat bervariasi. Salah satu listing Mi 11 Ultra second pada September 2026 berada di sekitar Rp3,9 juta, sementara penawaran lain dapat jauh lebih tinggi. Artinya, angka Rp4 jutaan memang mungkin ditemukan, tetapi pembeli tetap harus membandingkan kondisi dan spesifikasi setiap unit.
Mi 11 Ultra dikenal sebagai salah satu perangkat premium Xiaomi yang menonjolkan kemampuan kamera. Perangkat tersebut juga menawarkan performa tinggi untuk generasinya dan memiliki desain yang cukup berbeda dibandingkan smartphone pada masanya.
Bagi konsumen yang mengejar pengalaman flagship dengan dana terbatas, Mi 11 Ultra dapat menjadi alternatif. Namun, usia perangkat harus menjadi pertimbangan utama karena pemakaian selama beberapa tahun dapat berpengaruh terhadap baterai maupun komponen lainnya.
4. iPhone 12
Pilihan dari Apple juga masih menarik di kelas harga ini. iPhone 12 reguler dengan kapasitas tertentu kini dapat ditemukan di sekitar Rp5 jutaan, sedangkan iPhone 12 Mini sudah lebih mudah masuk ke bawah angka Rp5 juta.
Pantauan pasar September 2026 menunjukkan iPhone 12 Mini 64GB berada di sekitar Rp4 juta dan versi 128GB sekitar Rp4,5 juta. Sementara iPhone 12 reguler 64GB berada di sekitar Rp5 juta dan 128GB sekitar Rp5,5 juta.
Di pasar individu, harga bahkan dapat lebih rendah. Sejumlah listing iPhone 12 bekas di Indonesia menunjukkan penawaran sekitar Rp3,6 juta–Rp4,5 juta, meski pembeli perlu memperhatikan asal perangkat, kondisi fisik, dan status IMEI.
Sementara itu, varian Pro dan Pro Max masih berada di kelas harga yang lebih tinggi. Beberapa penawaran iPhone 12 Pro Max 128GB dan 256GB berada di kisaran Rp7 juta–Rp8 jutaan, sehingga tidak semua model dalam keluarga iPhone 12 sudah masuk anggaran Rp5 juta.
Jangan Hanya Melihat Harga Saat Membeli HP Bekas
Harga di bawah Rp5 juta memang membuat flagship lawas terlihat menggoda. Namun, spesifikasi tinggi di atas kertas belum tentu menggambarkan kondisi unit yang akan diterima pembeli.
Sebelum transaksi, periksa kesehatan baterai, kondisi layar, kamera, speaker, mikrofon, konektivitas, port pengisian daya, serta kondisi fisik bodi. Untuk perangkat Samsung atau Android lama, status pembaruan perangkat lunak dan keamanan juga penting diperhatikan.
IMEI menjadi pemeriksaan wajib, terutama ketika membeli perangkat dari penjual nonresmi. Pastikan nomor IMEI perangkat sesuai dan tidak bermasalah ketika digunakan pada jaringan seluler Indonesia.
Pembeli juga perlu waspada terhadap harga yang terlalu murah. Perbedaan harga yang ekstrem dapat berkaitan dengan riwayat perbaikan, layar pengganti, baterai nonori, komponen yang pernah diganti, kondisi fisik, atau status perangkat yang berbeda.
Pada akhirnya, Galaxy S21 Ultra, Galaxy Note20 Ultra, Xiaomi Mi 11 Ultra, dan iPhone 12 menunjukkan bagaimana flagship lama dapat berubah menjadi pilihan menarik bagi konsumen dengan anggaran terbatas. Namun, semakin tua perangkat yang dibeli, semakin penting pula pemeriksaan kondisi unit sebelum uang berpindah tangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

2 hours ago
2

















































