Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang wilayah Mexico City pada Jumat (2/1/2026). Guncangan tersebut mengakibatkan belasan warga mengalami luka-luka serta menimbulkan gangguan infrastruktur di sejumlah kawasan ibu kota Meksiko.
Wali Kota Mexico City Clara Brugada menyebutkan, hingga laporan terakhir diterima pemerintah kota, tercatat 12 orang terluka akibat peristiwa tersebut. Selain korban luka, gempa juga menyebabkan lima tiang listrik dan empat pohon tumbang, serta memicu gangguan aliran listrik di beberapa permukiman.
“Pemerintah kota menerima 18 laporan terkait pemadaman listrik. Tim darurat sudah dikerahkan untuk penanganan,” ujar Brugada melalui unggahan di media sosial X.
Menurut laporan Dinas Seismologi Nasional Meksiko, pusat gempa berada di negara bagian Guerrero, wilayah selatan Meksiko. Getaran gempa meluas hingga dirasakan di sejumlah negara bagian lain, antara lain Morelos, Jalisco, Oaxaca, Tabasco, dan Colima.
Media setempat Telediario melaporkan satu korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seorang pria berusia 67 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari tangga saat berusaha menyelamatkan diri dari guncangan gempa di kawasan Benito Juarez, Mexico City.
Gempa itu juga berdampak pada aktivitas kenegaraan. Pertemuan Presiden Claudia Sheinbaum dengan wartawan sempat terhenti akibat guncangan, meskipun kemudian kembali dilanjutkan setelah kondisi dinyatakan aman.
Presiden Claudia Sheinbaum mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan awal, gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan besar baik di Mexico City maupun di wilayah Guerrero. Pemerintah pusat dan daerah masih terus melakukan asesmen untuk memastikan kondisi warga dan infrastruktur tetap aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

2 weeks ago
14
















































