Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, MANILA—Aktivitas seismik vulkanik kembali mengguncang Filipina dengan puluhan gempa dan getaran tercatat dalam sehari. Di Gunung Taal, Provinsi Batangas, Pulau Luzon, otoritas setempat melaporkan peningkatan aktivitas berupa gempa bumi dan getaran vulkanik yang dipantau intensif karena berpotensi memicu gejolak lanjutan.
Berdasarkan data Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), tercatat 25 gempa dan enam getaran vulkanik di Gunung Taal dalam kurun 24 jam terakhir. Setiap getaran berlangsung antara satu hingga tujuh menit, sebagaimana dilaporkan media lokal Inquirer.net pada Sabtu (3/1/2025).
Phivolcs mencatat tingkat aktivitas Gunung Taal berfluktuasi dalam beberapa hari terakhir. Pada Kamis sebelumnya, lembaga tersebut merekam 51 gempa vulkanik dan 13 getaran, menandakan dinamika aktivitas yang masih tinggi di salah satu gunung berapi paling aktif di Filipina.
Gunung Taal terus berada dalam pengawasan ketat karena perubahan aktivitas seismik dapat menjadi indikator awal peningkatan aktivitas vulkanik. Otoritas setempat secara berkala mengevaluasi data kegempaan dan getaran untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan bagi wilayah sekitar.
Secara terpisah, Otoritas Penerbangan Sipil Filipina memperpanjang pembatasan penerbangan di sekitar Gunung Mayon, Wilayah Bicol, Luzon tenggara, hingga Minggu. Kebijakan ini diberlakukan setelah Gunung Mayon ditetapkan pada Tingkat Siaga 2 menyusul peningkatan longsoran batu dan deformasi tanah yang dinilai dapat mengindikasikan kemungkinan letusan.
Langkah pengawasan dan pembatasan tersebut menegaskan kewaspadaan otoritas Filipina dalam menghadapi rangkaian gempa vulkanik dan dinamika aktivitas gunung berapi, seiring upaya mitigasi risiko bagi keselamatan publik dan penerbangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

2 weeks ago
14
















































