Gubernur Mahyeldi: Sumatera Bersatu, Ekonomi Kuat, Indonesia Maju melalui IMT-GT

7 hours ago 3

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menilai Pulau Sumatera memiliki posisi strategis dalam penguatan ekonomi kawasan, karena didukung basis produksi, pasar, sumber daya, jaringan logistik, serta kedekatan geografis dengan negara-negara ASEAN.

Menurut Mahyeldi, potensi tersebut perlu dihubungkan dan dikembangkan melalui kerja sama antardaerah agar Sumatera mampu menjadi kekuatan ekonomi kawasan yang semakin berdaya saing di tingkat global.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri (Ministerial Meeting) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/9/2026).

“Itulah hakikat dari gelaran diskusi dalam Forum IMT-GT ke-32 di Sumatera Utara ini, yakni bagaimana memaksimalkan potensi dan menyelesaikan berbagai tantangan utama masing-masing daerah melalui kerja sama,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, daerah-daerah yang tergabung dalam IMT-GT perlu memperkuat kolaborasi dengan mengoptimalkan keunggulan masing-masing. Kerja sama tersebut, kata Mahyeldi, harus diarahkan pada kepentingan bersama, saling menguntungkan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sumatera bersatu, ekonomi kuat, Indonesia maju. Itu harapan kita dengan adanya Forum IMT-GT ini,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian juga mendorong agar kerja sama dalam forum IMT-GT tidak berhenti pada agenda pertemuan dan dialog antarpemerintah, tetapi berkembang menjadi program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di ketiga negara.

Tito menyebut, pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting dalam menerjemahkan kesepakatan IMT-GT menjadi kerja sama nyata. Salah satunya melalui penguatan kerja sama antardaerah dengan konsep sister city maupun sister province antara daerah di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menurut Tito, Sumatera memiliki modal besar untuk memperkuat daya saing kawasan, mulai dari jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif, sumber daya alam, hingga berbagai komoditas unggulan seperti karet, minyak dan gas bumi, emas, serta produk pertanian dan perkebunan.

Potensi tersebut semakin strategis karena posisi geografis Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand. Kondisi ini membuka peluang lebih besar untuk memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pariwisata, serta berbagai bentuk kerja sama ekonomi lainnya.

“Pertanyaannya adalah bagaimana kita mewujudkannya? Bagaimana kita mengubah visi menjadi kenyataan? Inilah persoalan yang sebenarnya,” ujar Tito

Tito berharap para gubernur, wakil gubernur, dan pemimpin daerah dari ketiga negara dapat memanfaatkan forum IMT-GT untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga kerja sama regional tersebut semakin dekat dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news