
Foto ilustrasi penjualan emas Antam. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Harga emas dari tiga merek utama yakni Antam, UBS, dan Galeri24 terpantau kompak mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu (6/6/2026) pagi.
Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian yang dikutip pukul 07.47 WIB, kenaikan terjadi di seluruh produk emas batangan, menandakan tren penguatan harga logam mulia di pasar domestik.
Untuk harga emas Antam, tercatat naik menjadi Rp2.881.000 per gram dari sebelumnya Rp2.870.000 per gram pada Jumat (5/6/2026). Emas UBS juga ikut menguat ke level Rp2.836.000 per gram dari Rp2.816.000 per gram. Sementara Galeri24 naik ke Rp2.773.000 per gram dari Rp2.756.000 per gram.
Harga emas Antam, UBS, Galeri24 naik serempak
Kenaikan harga emas ini juga terlihat pada berbagai ukuran gramasi yang dijual di Pegadaian. Emas Galeri24 tersedia mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara UBS tersedia hingga 500 gram, dan Antam hanya sampai 100 gram di platform Sahabat Pegadaian.
Untuk Galeri24, harga 0,5 gram berada di Rp1.455.000, sementara 1 gram Rp2.773.000. Di sisi lain, emas UBS 1 gram dipatok Rp2.836.000, sedangkan Antam 1 gram mencapai Rp2.881.000.
Daftar lengkap harga emas terbaru
Berikut rincian harga emas per gram berdasarkan masing-masing produk:
Galeri24
0,5 gram: Rp1.455.000
1 gram: Rp2.773.000
2 gram: Rp5.480.000
5 gram: Rp13.599.000
10 gram: Rp27.125.000
25 gram: Rp67.449.000
50 gram: Rp134.789.000
100 gram: Rp269.445.000
250 gram: Rp671.960.000
500 gram: Rp1.343.918.000
1.000 gram: Rp2.687.834.000
Antam
0,5 gram: Rp1.493.000
1 gram: Rp2.881.000
2 gram: Rp5.700.000
3 gram: Rp8.523.000
5 gram: Rp14.170.000
10 gram: Rp28.283.000
25 gram: Rp70.577.000
50 gram: Rp141.071.000
100 gram: Rp282.061.000
UBS
0,5 gram: Rp1.533.000
1 gram: Rp2.836.000
2 gram: Rp5.627.000
5 gram: Rp13.905.000
10 gram: Rp27.662.000
25 gram: Rp69.019.000
50 gram: Rp137.754.000
100 gram: Rp275.400.000
250 gram: Rp688.295.000
500 gram: Rp1.374.973.000
Tren investasi emas
Kenaikan harga emas ini menunjukkan masih tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi logam mulia di tengah dinamika ekonomi global. Emas tetap menjadi pilihan utama karena dianggap stabil dan tahan terhadap inflasi.
Meski demikian, harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar internasional maupun nilai tukar rupiah. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan.
Dengan tren kenaikan serentak ini, emas kembali menjadi sorotan sebagai salah satu instrumen investasi paling diminati di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
4

















































