
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN— Pencarian GSG, 68, warga Girikerto yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Pathuk, Turi, Sleman, memasuki hari ketiga pada Senin (17/8/2026). Tim SAR gabungan memperluas penyisiran dengan mengerahkan delapan Search and Rescue Unit (SRU) sekaligus menerjunkan tim vertikal untuk memeriksa sejumlah tebing curam.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan hingga Senin sore keberadaan GSG yang disebut sebagai survivor masih belum ditemukan. Tim masih menyisir area di sekitar lokasi terakhir survivor terlihat, termasuk kawasan yang memiliki medan terjal.
Pencarian Diperluas Jadi 8 SRU
Pada hari ketiga operasi, jumlah regu pencarian ditambah menjadi delapan SRU. Sebelumnya, pada hari pertama dan kedua, tim SAR gabungan mengerahkan lima SRU untuk melakukan penyisiran.
Delapan regu tersebut menyisir kawasan di sekitar lokasi survivor terlihat. Selain memperluas area pencarian, tim SAR juga mengerahkan personel dengan kemampuan vertikal untuk memeriksa bagian tebing.
"Hari ini kita coba turunkan tim untuk vertikal, mengecek di tebing-tebing yang ada di sekitar lokasi," ujar Pipit.
Menurut Pipit, kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam pencarian GSG. Kawasan hutan tersebut memiliki banyak tebing yang cukup tinggi dan curam sehingga membutuhkan penanganan khusus.
Tim Vertikal Periksa Tebing Curam
Penerjunan tim vertikal dilakukan untuk mengecek sejumlah tebing yang dicurigai berpotensi menjadi lokasi survivor terpeleset. Tim tersebut masih melakukan pencarian hingga Senin sore.
"Hari ini tim vertikal diterjunkan untuk mengecek di tebing-tebing yang dicurigai untuk berpotensi terpeleset," ujarnya.
Pipit menjelaskan tim vertikal masih melakukan pencarian di sejumlah tebing sebelum ditarik kembali ke posko pada sore hari.
"Sekarang tim vertikal masih melakukan pencarian di tebing-tebing itu. Mungkin nanti jam 05.00 kita tarik ke posko," jelasnya.
GSG Hilang Saat Mencari Rumput
Sebelumnya, GSG dilaporkan pergi mencari rumput bersama dua warga lainnya pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Ketiganya berada di kawasan Hutan Pathuk, Turi.
Sekitar pukul 09.00 WIB, dua warga lainnya telah kembali ke kampung. Namun, GSG belum terlihat pulang sehingga warga kemudian melakukan pencarian secara mandiri pada hari yang sama.
Upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Peristiwa GSG belum kembali kemudian dilaporkan kepada pihak-pihak berwajib pada Jumat sore.
Operasi pencarian oleh tim SAR gabungan mulai dilakukan sejak Sabtu pagi. Hingga hari ketiga pencarian pada Senin (17/8/2026), survivor masih belum ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 hour ago
2

















































