
Peluncuran Program Pencegahan Stunting dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (9/9/2026)
Harianjogja.com, JOGJA — Upaya mencegah stunting di Gunungkidul mendapat dukungan melalui program berbasis masyarakat yang memadukan edukasi, pemenuhan nutrisi, peningkatan kapasitas kader, serta perbaikan fasilitas kesehatan dan sanitasi.
Herbalife Indonesia bersama Yayasan Cita Sehat resmi meluncurkan Program Pencegahan Stunting dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Program tersebut dirancang berlangsung selama tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028.
Pada tahun pertama, program ditargetkan memberikan manfaat langsung kepada 275 orang. Penerima manfaat mencakup ibu hamil dan menyusui, calon ibu, keluarga rentan, kader Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), serta petugas lapangan keluarga berencana.
Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) Herbalife Indonesia dengan Kementerian Kesehatan periode 2024-2029 dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mengatakan pencegahan stunting membutuhkan penanganan yang menyentuh berbagai aspek.
“Pencegahan stunting membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya Herbalife tidak hanya berfokus pada nutrisi, tetapi juga mencakup edukasi perubahan perilaku, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan setempat, serta perbaikan lingkungan dan sanitasi,” ujar Oktrianto.
Tujuh Posyandu Dapat Peralatan Pemantauan Anak
Dalam peluncuran yang berlangsung di Poskesdes Kedungkeris, Herbalife menyerahkan tujuh paket peralatan pemantauan tumbuh kembang anak untuk masing-masing Posyandu di Desa Kedungkeris.
Paket nutrisi juga diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan calon ibu. Herbalife bersama Pemerintah Desa Kedungkeris turut menandatangani komitmen untuk mendukung keberlanjutan program.
Direktur Yayasan Cita Sehat, Ali Mujianto, mengatakan pendekatan berbasis masyarakat diperlukan agar pendampingan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Yayasan Cita Sehat akan melibatkan bidan desa, konselor laktasi dan kader Posyandu dalam memberikan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan.
Tiga Pilar Pencegahan Stunting
Program yang berlangsung hingga 2028 ini dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu nutrisi dan kesehatan; edukasi masyarakat dan peningkatan kapasitas; serta peningkatan fasilitas kesehatan dan sanitasi.
Kegiatannya mencakup dukungan nutrisi, pendampingan kehamilan dan menyusui, pelatihan kader desa, edukasi tumbuh kembang anak serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Program juga mencakup dukungan bertahap untuk penyediaan toilet layak, fasilitas kesehatan desa dan jaringan air minum.
Kepala Desa Kedungkeris, Rusdi Martono, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya pencegahan stunting, termasuk dukungan terhadap fasilitas Posyandu di wilayahnya.
“Bangunan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga menjadi fasilitas dan sumber daya tambahan untuk memperkuat semangat serta upaya kita dalam mencegah stunting di Desa Kedungkeris,” kata Rusdi.
Poskesdes Kedungkeris sendiri telah diresmikan pada Agustus 2026. Fasilitas Posyandu yang sebelumnya dibangun Herbalife di Sendowo Kidul kemudian dialihfungsikan menjadi Poskesdes atas permintaan otoritas kesehatan setempat karena dinilai telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Melalui program tiga tahun tersebut, Herbalife dan Yayasan Cita Sehat berupaya memperkuat pencegahan stunting dari berbagai sisi, mulai dari nutrisi dan perilaku hingga lingkungan. Kolaborasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat agar anak-anak di Kedungkeris dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

11 hours ago
4

















































