Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi (Dok: Ist).KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan menyeluruh hingga wilayah kepulauan, mulai dari infrastruktur dasar hingga penyediaan listrik 24 jam.
Penegasan itu disampaikan saat menutup rangkaian Safari Ramadan di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/03).
Ia menyebut pembangunan tidak boleh terpusat di daratan, melainkan harus dirasakan merata oleh masyarakat pulau.
“Sejak awal saya tekankan, pembangunan daratan dan kepulauan harus berimbang. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.
Ia memastikan kehadiran pemerintah bukan sekadar simbolik, melainkan untuk melihat langsung persoalan riil masyarakat, mulai dari kondisi jalan, layanan pendidikan, hingga akses kesehatan.
“Ini bukan kunjungan seremonial. Saya datang bersama OPD untuk memastikan apa yang menjadi kebutuhan warga benar-benar ditindaklanjuti,” ujarnya.
Salah satu fokus utama yang disorot adalah perbaikan infrastruktur jalan di pulau. Munafri bahkan membawa langsung jajaran Dinas Pekerjaan Umum untuk menindaklanjuti keluhan warga.
“Beberapa waktu lalu saya lihat kondisi jalan. Hari ini saya datang lagi untuk pastikan itu segera dikerjakan,” katanya.
Di sektor layanan dasar, Pemkot juga memberi perhatian pada pendidikan dan kesehatan. Appi memastikan intervensi terhadap sekolah di wilayah kepulauan terus diperkuat, termasuk peningkatan sarana dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sementara di sektor kesehatan, tenaga medis yang bertugas di pulau dijanjikan insentif lebih besar.
“Tenaga kesehatan di pulau harus mendapat perhatian khusus. Mereka bekerja dalam keterbatasan,” jelasnya.
Selain itu, ia menyoroti kerentanan distribusi logistik akibat cuaca ekstrem. Pemerintah diminta memperkuat ketahanan pangan agar kebutuhan warga tetap terpenuhi meski akses terhambat.
“Kalau ombak tinggi, distribusi bisa terganggu. Karena itu kita harus siapkan sistem logistik yang kuat,” tegas Appi.
Untuk menjawab persoalan konektivitas, Pemkot Makassar juga menyiapkan program transportasi laut gratis atau “pete-pete laut” yang akan melayani rute antar pulau setiap hari.
“Kapal ini akan beroperasi terjadwal dan gratis. Kita mulai dari satu unit, nanti kita evaluasi dan kembangkan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Appi juga menargetkan penyediaan listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo melalui skema energi alternatif, termasuk pemanfaatan tenaga surya.
“Insya Allah paling lambat tahun depan, listrik 24 jam di sini bisa terwujud,” katanya optimistis.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap wilayah kepulauan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah.
“Pulau ini bukan hanya tanggung jawab camat atau lurah. Ini tanggung jawab kita semua. Tidak ada perbedaan, semua warga harus mendapat pelayanan yang sama,” tegasnya.
Appi berharap seluruh program yang dirancang dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat kepulauan, sehingga kesenjangan antara daratan dan pulau dapat ditekan secara bertahap.


















































